SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menghadiro rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Sulut TA 2021 di Kantor DPRD Sulut, menegaskan KUA-PPAS 2021 Provinsi Sulut, gubermur memperkirakan tahun 2021 kondisi perekonomian daerah sudah mulai membaik.
Dengan sektor pertanian, perikanan kelautan dan kehutanan tetap bertumbuh positif dan memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan struktur perekonomian daerah.
“Disamping itu sektor pariwisata juga akan terus digalakkan dengan membangun fasilitas sarana dan prasarana mulai dari bandara, jalan dan jembatan akses penghubung objek-objek wisata serta mempersiapkan dan memberdayakan masyarakat lokal sekitar kawasan wisata,” aku Gubernur.
Olly juga menegaskan UMKM dan IKM skala rumah tangga akan terus didorong untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap pergerakan ekonomi lokal.
Karenanya berdasarkan keadaan tersebut, Olly optimis ekonomi Sulut tumbuh 6% di tahun 2021.
“Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut, maka di tahun 2021 diharapkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara akan mencapai 4 – 6%, angka inflasi akan dikendalikan pada angka 3%, tingkat kemiskinan pada kisaran 7 – 8%, angka pengangguran pada kisaran 6 – 7%, dan IPM Sulawesi Utara dapat dipertahankan pada angka 72,” bebernya.
Diketahui, tema pembangunan sebagaimana tertuang dalam RKPD Tahun 2021 yang ditetapkan dengan Pergub Sulut Nomor 47 Tahun 2020, adalah: “Mempercepat Pemulihan Ekonomi Daerah melalui Pengembangan Pariwisata dan Industri Berbasis Sumberdaya Lokal”.
RKPD 2021 memiliki 17 prioritas pembangunan daerah, meliputi Penanggulangan Kemiskinan & Pengangguran, Pendidikan, Kesehatan, Revolusi Mental, Pembangunan Perumahan & Pemukiman, Kedaulatan Pangan, Perikanan & Kemaritiman dan Peningkatan Daya saing Investasi.
Kemudian Pembangunan Pariwisata, Pembangunan Perbatasan, Pembangunan Perdesaan & Perkotaan, Pengelolaan Bencana & Mitigasi Iklim, Revitalisasi Pertanian & Perkebunan, Pembangunan Industri, Infrastruktur, Ketentraman & ketertiban, dan Reformasi Birokrasi.(wal)

