SUARASULUT.COM,MANADO– Tahun 2021 adalah tahun terakhir dari RPJMD 2016-2021, sehingga menjadi moment yang sangat strategis dalam pencapaian visi dan misi kami dalam periode ini.
Demikian ditegaskan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Sulut TA 2021 di Kantor DPRD Sulut, Kamis (13/8/2020).
Lanjut Gubernur Olly sejak tahun 2016 sampai 2019 pertumbuhan ekonomi selalu berada diatas rata-rata nasional pada angka rata-rata 6%.
Tambah orang nomor satu di Sulut itu, dalam masa pandemi Covid-19, triwulan I tahun 2020 mengalami perlambatan bahkan di triwulan II terkontraksi pada angka 3,89%, namun masih berada diatas rata-rata nasional, dan secara kumulatif pada semester I masih bertumbuh positif pada angka 0,38%.
Lanjut Olly, dampak Covid-19 diperkirakan masih akan berpengaruh terhadap kondisi perekonomian, baik secara nasional maupun daerah di tahun 2021, sehingga pendapatan daerah, baik yang berasal dari dana transfer maupun pendapatan asli daerah diperkirakan akan mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi normal.
“Oleh sebab itu akan diupayakan untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru antara lain melalui kerjasama pemerintah daerah dengan badan usaha,” tegas Gubernur pilihan langsung rakyat Sulut.(wal/*)

