BOLMONG – Situasi keamanan di wilayah perbatasan Desa Ibolian dan Desa Tonom, Kabupaten Bolaang Mongondow, terus mendapat perhatian serius aparat kepolisian.
Sebanyak 25 personel Batalyon B Pelopor Satbrimobda Sulawesi Utara yang tengah melaksanakan BKO di Polres Bolmong diterjunkan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial antarwarga, Kamis (5/11/2026).
Dipimpin Wadanki 2, Ipda Rico C. Essing, personel Brimob melakukan pengamanan di sekitar perbatasan kedua desa guna mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Setibanya di lokasi, personel langsung mengambil langkah persuasif dengan memberikan imbauan kepada massa dari Desa Ibolian. Petugas juga melakukan pengendalian massa dengan mengarahkan mereka menuju titik batas desa.
Tak hanya itu, pengamanan turut diperketat di sekitar Klinik Pratama Ibolian untuk memastikan situasi di kawasan tersebut tetap kondusif.
Hingga kegiatan berlangsung, personel Brimob tetap disiagakan di wilayah perbatasan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan susulan.
Kehadiran puluhan personel Brimob ini menjadi bagian dari upaya Polri mencegah eskalasi konflik sekaligus memastikan masyarakat di kedua desa tetap merasa aman dalam menjalankan aktivitas.
Melalui pendekatan persuasif dan pengamanan terukur, Polri mengedepankan upaya menjaga stabilitas keamanan serta mendorong terciptanya suasana damai di tengah masyarakat.
Polri Hadir untuk Menjaga Keamanan dan Kedamaian Masyarakat. Polisi Bersama Masyarakat. (***)
