BOLTARA – Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Boltara), AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., bersama Wakapolres Kompol Abdulrahman Faudji dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Boltara melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Munawar, Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.15 WITA tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah personel Polres Boltara dan jamaah masjid.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah imbauan Kamtibmas yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar, agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan yang berlaku.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan keluarga. Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya memberikan izin kepada anak untuk berkendara, tetapi juga memastikan mereka memahami aturan serta risiko yang dapat terjadi di jalan raya.
”Keselamatan anak-anak kita merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua untuk lebih peduli dan tegas dalam mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai karena kelalaian kita, mereka menjadi korban kecelakaan di jalan raya. Bagi yang sudah memenuhi persyaratan berkendara, wajib menggunakan helm berstandar SNI dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas,” imbau Kapolres.
Selain keselamatan berlalu lintas, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, maupun sampah secara sembarangan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Menurut Kapolres, upaya pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pasalnya, kebakaran tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan serta keselamatan warga.
”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan. Jangan menunggu api membesar baru kita menyadari bahayanya. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar wilayah Boltara tetap aman dan terhindar dari bencana kebakaran,” tegasnya.
Di samping menyampaikan pesan Kamtibmas, Kapolres juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar wilayah Bolaang Mongondow Utara segera mendapatkan curah hujan yang cukup.
Hal ini mengingat kondisi musim kemarau yang turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan ketersediaan air untuk mengelola lahan pertanian dan perkebunan.
Kapolres berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi, tanaman tumbuh dengan baik, serta produktivitas sektor pertanian tetap terjaga.
”Selain berikhtiar, mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar Boltara segera dianugerahi hujan yang membawa berkah. Kita tahu banyak masyarakat, khususnya para petani, yang sangat membutuhkan air untuk menunjang aktivitas pertanian. Semoga kondisi ini segera membaik dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Jumat Keliling tersebut, Polres Boltara berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi, sekaligus menjadi sarana edukasi dan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang aman serta kondusif.(***)
