‎Misteri Kematian Pria di Moyag, Polisi Temukan Luka dan Pecahan Kaca

KOTAMOBAGU – Warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir jalan Kompleks Pondok Pesantren Paku Bumi Nurul Khairat Bukit Tursina, Sabtu (24/10/2026) pagi.

‎Korban diketahui berinisial S.M. (44). Jasadnya ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA. Penemuan tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh dua orang saksi. Keduanya kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat hingga diteruskan kepada aparat kepolisian.

‎Merespons laporan tersebut, personel gabungan Polres Kotamobagu dan Polsek Kotamobagu segera mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Identifikasi (Inafis).

‎Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, AKP Bayu Mahadewa, S.Tr.K., S.I.K., langsung melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dan petunjuk awal.

‎Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan luka robek pada bagian pelipis kanan korban. Selain itu, sejumlah pecahan kaca juga ditemukan di sekitar tempat kejadian.

‎Temuan tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan petugas untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

‎Setelah proses awal di TKP, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Kotamobagu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

‎Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian S.M. belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian serta mengungkap faktor yang menyebabkan korban ditemukan meninggal dunia.

‎Polisi juga masih mendalami temuan di lokasi, termasuk luka pada tubuh korban dan pecahan kaca yang berada di sekitar TKP.

‎Sementara itu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kotamobagu dilaporkan tetap aman dan kondusif.

‎Perkembangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan jenazah maupun penyelidikan kasus ini masih dinantikan. (***)