‎Sederhana tapi Bermakna, Kapolres Abdul Kholik Buktikan Polisi Bersama Masyarakat Bukan Sekadar Slogan

KOTAMOBAGU – Di balik padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan kepolisian, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata soal menegakkan aturan dan memberikan arahan, tetapi juga tentang keteladanan, keramahan, serta kedekatan dengan masyarakat.

‎Hal itu tercermin dari sikap bersahaja AKBP Abdul Kholik yang tetap menyempatkan diri menyapa dan bertegur sapa dengan masyarakat di sela-sela aktivitasnya, Rabu (21/10/2026).

‎Dengan senyum ramah dan tutur kata yang santun, Kapolres Kotamobagu tersebut membangun komunikasi yang hangat tanpa sekat. Sikap sederhana itu menjadi gambaran bahwa seorang pemimpin tidak harus selalu tampil dengan kewibawaan formal, tetapi juga mampu hadir sebagai sosok yang terbuka, dekat, dan mudah dijangkau masyarakat.

‎Bagi AKBP Abdul Kholik, hubungan antara Polri dan masyarakat tidak cukup dibangun melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum semata. Kepercayaan publik juga tumbuh dari interaksi sehari-hari, kepedulian, serta kesediaan untuk mendengarkan dan menghargai setiap warga.

‎Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pun bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Pelayanan yang humanis, sikap santun, dan komunikasi yang bersahabat menjadi bagian penting dalam menghadirkan sosok Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

‎Sebab, tugas kepolisian bukan hanya memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman, memberikan kepastian pelayanan, serta membuat masyarakat merasa dihargai.

‎Keteladanan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa pengabdian tidak selalu harus ditunjukkan melalui tindakan besar. Hal-hal sederhana, seperti senyum tulus, sapaan hangat, dan tutur kata yang baik, dapat memberikan kesan mendalam bagi masyarakat.

‎Melalui pendekatan yang humanis, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik menunjukkan bahwa kewibawaan seorang pemimpin dapat berjalan beriringan dengan keramahan dan kesederhanaan.

‎Pada akhirnya, kedekatan yang dibangun melalui sikap dan perilaku sehari-hari menjadi salah satu fondasi penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (***)

Scroll to Top