56 Peserta BCKS Kota Manado ikut Ujian Subtansi. Assa Sampaikan Tiga Pesan Saat Sambutan Membuka Kegiatan

Manado-Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado melaksanakan Tes Bakal Calon Kepala Sekolah untuk Satuan Pendidikan TK,SD dan SMP Sekota Manado. Tes Subtansi ini dilaksanakan BLSDM Kondigi Manado. Selasa,(20/10).

Kegiatan ini turut hadir sekaligus membuka kegiatan tes Subtansi oleh Kepala Dinas Pe didikan dan Kebudayaan Kota Manado Peter Bart Assa PhD di dampingi Sekretaris Dikbud Kota Manado Lidwine Tomboku S.STP.

Dalam sambutan Kadis Dikbud Manado Peter Bart Assa M.Sc, M.Tr, CGRE, Ph.D mengatakan ‎
‎
‎Atas nama Pemerintah Kota Manado, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BGTK Provinsi Sulawesi Utara melalui Marina Kairupan, Pengawas dari Direktorat KSPSTK Hendro Dwiajianto, serta para operator dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan ini. ” Secara khusus, saya juga ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala BLSDM Kementerian Komunikasi dan Digital, Bapak Arsyad, beserta seluruh jajaran. Kami sungguh merasakan sambutan yang begitu hangat, terbuka, dan penuh keramahan ketika menyampaikan maksud untuk menggunakan fasilitas ruang pendidikan dan pelatihan di BLSDM Komdigi sebagai tempat pelaksanaan seleksi substansi ini.” Ucap Kadis Lanjutnya ” Kesediaan Bapak untuk menerima dan memfasilitasi kebutuhan kami dengan begitu baik merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.” Kata Assa Saat Sambutan.
‎
‎Tambahkan Kadis Dikbud, Kita memahami bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, fasilitas, ataupun anggaran. Salah satu faktor yang sangat menentukan adalah kualitas kepemimpinan kepala sekolah.
‎
‎”Kepala sekolah bukan sekadar pejabat administratif, tetapi merupakan pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, sekaligus figur yang menentukan arah dan budaya sebuah sekolah.”Himbau Mantan Kepala BKAD.
‎
‎Kepala Dinas Dikbud Mengingatkan, seleksi yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar proses untuk memenuhi kebutuhan pengisian jabatan kepala sekolah, melainkan bagian penting dari upaya membangun kepemimpinan pendidikan yang profesional, berintegritas, dan berkualitas.
‎
‎” Kita tidak hanya membutuhkan kepala sekolah yang mampu mengelola sekolah, tetapi kepala sekolah yang mampu membawa sekolah menjadi lebih baik.” Tuturnya.

‎Untuk seluruh peserta ada tiga pesan yang kadis menyampaikan yaitu
‎
‎Pertama, ikutilah seleksi ini dengan jujur, percaya diri, dan penuh integritas.
‎
‎Jadikan seleksi ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kompetensi dan kesiapan diri, bukan semata-mata sebagai persaingan memperoleh jabatan.
‎
‎Jabatan kepala sekolah merupakan amanah dan tanggung jawab, bukan hak, hadiah, ataupun sekadar pencapaian karier. Oleh karena itu, proses seleksi harus mengedepankan objektivitas, transparansi, dan prinsip meritokrasi.
‎
‎Kedua, persiapkan diri menjadi pemimpin pembelajaran, bukan sekadar pemimpin administrasi.
‎
‎Kepala sekolah harus mampu membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan, sekaligus membimbing guru untuk terus berkembang.
‎
‎Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, kepala sekolah juga dituntut untuk adaptif dan inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah.
‎
‎Dalam konteks inilah, kehadiran unsur Kementerian Komunikasi dan Digital juga mengingatkan kita akan pentingnya penguatan literasi serta kompetensi digital dalam dunia pendidikan.
‎
‎Ketiga, milikilah komitmen untuk melayani dan membawa perubahan.
‎
‎Kunci Assa ” Menjadi kepala sekolah bukanlah tentang seberapa besar kewenangan yang dimiliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada guru, peserta didik, dan mas” Tutupnya.

Selain itu saat diwawancarai oleh Sekretaris Lidwine Tomboku S.STP bahwa beberapa 56 peserta BCKS Kota Manado ini sudah mengikuti beberapa tes sebelumnya. ” Tes Subtansi ini di nilai langsung oleh KSPTSK Kementerian Dikdasmen jadi semua hasil langsung oleh tim pusat, akan di informasikan siapa saja yg lolos dalam tes tersebut .” Ucapnya.

Lanjut Tomboku bahwa peserta BCKS yang lolos nantinya akan mengikuti Diklat kurng lebih 10 Hari,” tentunya yang lulus dari Tes Subtansi akan mengikuti Diklat kurng lebih selama 10 Hari yang di dampingi Tim dari pusat dan baru disitu akan terlihat berapa persera yang lolos bisa mendapatkan sertifikat BCKS. ” Terangnya.

Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 129/P/2025. Melaksanakan Tes BCKS salah satu persyarata untuk menjadi Kepala Satuan Pendidikan harus memiliki sertifikat BCKS.

Turut Hadir Kepala Balai GTK di Wakili oleh PIC Balai GTK Marina Kairupan, Kepala BLSDM Kementrian Komunikasi dan Digital Arsyad , Pengawas Seleksi Subtansi dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidik Hendro Dwiajianto.(Agung)