PDI Perjuangan Bitung Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pateten

BITUNG – DPC PDI Perjuangan Kota Bitung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Kecamatan Aertembaga, Senin (19/10/2026) sore.

Bantuan diserahkan langsung ke posko pengungsian yang didirikan Pemerintah Kota Bitung di dekat lokasi kebakaran. Penyerahan dipimpin Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bitung, Ridwan Mapahena.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari, antara lain 245 kilogram beras, minyak goreng, 300 butir telur, 14 dus mi instan, 11 dus air mineral, popok bayi, pakaian dalam wanita, pakaian layak pakai, serta perlengkapan mandi dan mencuci.

Ridwan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian partai terhadap warga yang tertimpa musibah, sekaligus wujud semangat gotong royong.

“Ini murni untuk kemanusiaan. Ketika terjadi bencana, kami selalu berupaya turun membantu masyarakat. Ini juga merupakan instruksi langsung dari Ibu Ketua Umum,” ujarnya.

Menurut Ridwan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong pengurus dan kader PDI Perjuangan Bitung.

“Kami hanya menjalankan amanat Pancasila untuk bergotong royong, saling menolong, dan membantu sesama yang membutuhkan,” katanya.

Penyaluran bantuan dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan atas arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Bitung, Geraldi Mantiri.

Ridwan menambahkan, pihaknya juga berencana mengerahkan personel untuk membantu penanganan di lokasi kebakaran. Namun, pelaksanaannya masih menunggu perkembangan penanganan kepolisian.

“Jika garis polisi masih terpasang, tim belum bisa masuk ke lokasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ridwan didampingi sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Bitung, yakni Royke Tangkudung, Lily Kadeke, Grace Ngantung, dan Neldy Kalangie.

Diketahui, kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Lingkungan I, Kelurahan Pateten Satu, pada Jumat dini hari pekan lalu. Peristiwa itu berdampak pada 17 rumah warga, dengan 14 rumah di antaranya dilaporkan habis terbakar. Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi di tenda yang disediakan. (*)