‎Minggu Kasih di Gereja Katare Poopo, Kapolres Abdul Kholik Ajak Warga Rawat Kerukunan

‎KOTAMOBAGU — Pesan persaudaraan dan kerukunan mengemuka dalam kegiatan Minggu Kasih yang digelar di Gereja Katare, Desa Poopo, Minggu (4/10/2026) pagi.

‎Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P, hadir langsung bersama masyarakat dan jemaat dalam suasana penuh keakraban.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Kotamobagu itu menjadi bagian dari upaya Polri untuk membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

‎Bukan sekadar menghadiri kegiatan keagamaan, Kapolres memilih duduk bersama jemaat dan mendengarkan langsung berbagai harapan masyarakat.

‎Dari rumah ibadah tersebut, AKBP Abdul Kholik menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga persaudaraan, toleransi dan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat.

‎Ia mengajak warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terlebih informasi yang berpotensi memicu perpecahan.

‎Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar suasana aman dan damai dapat terus dipertahankan.

‎“Minggu Kasih menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi harapan masyarakat. Polri ingin hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan penanganan masalah, tetapi juga hadir untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan persaudaraan,” pesan Kapolres.

‎Dalam kegiatan tersebut, Polri juga menunjukkan kepeduliannya melalui pemberian Bantuan Sosial (Bansos) Polri kepada masyarakat.

‎Bantuan itu diserahkan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sosial warga sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.

‎Bagi Polres Kotamobagu, kegiatan Minggu Kasih bukan sekadar agenda rutin. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mendengar aspirasi dan memperkuat rasa kebersamaan.

‎Dari Gereja Katare Poopo, pesan yang dibawa pun sederhana namun penting: keamanan akan semakin kuat ketika masyarakat dan Polri berjalan bersama, saling menghormati dan menjaga persaudaraan.

‎Dengan semangat tersebut, Polri berharap kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat, khususnya di Bumi Totabuan, dapat terus terpelihara. (***)