SANGIHE — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Sangihe tak sekadar menjadi seremoni: pemerintah daerah menegaskan disiplin, akuntabilitas anggaran, pelayanan publik hingga penanganan pengaduan harus benar-benar dirasakan masyarakat.
Pesan itu mengemuka dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Kerja Bersama ASN Oktober 2026 di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna, Kamis (1/10/2026).
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Johanis E. H. Pilat, S.Sos., M.M., bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus membacakan sambutan Bupati Kepulauan Sangihe. Sejumlah jajaran Forkopimda turut hadir.
Dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” pemerintah daerah menempatkan peringatan tersebut sebagai momentum refleksi terhadap pelaksanaan pemerintahan.
Nilai Pancasila, menurut sambutan tersebut, harus diterjemahkan dalam praktik pemerintahan melalui kejujuran, disiplin, tanggung jawab serta pelayanan yang adil hingga ke kampung-kampung dan wilayah kepulauan.
Ukuran keberhasilan pemerintahan juga ditegaskan bukan sebatas pada kegiatan administratif, melainkan dari manfaat yang diterima masyarakat dan tingkat kepercayaan publik.
Pengelolaan keuangan daerah yang tertib dan akuntabel menjadi bagian penting dari pesan tersebut.
Lebih tegas lagi, Pemkab Sangihe menyatakan penerapan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran disiplin, penyalahgunaan anggaran dan persoalan pengaduan.
Kebijakan itu sejalan dengan dukungan terhadap upaya pencegahan korupsi, termasuk melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, sebagaimana ditegaskan dalam Edaran Bupati Nomor 700.1/14/2402 tertanggal 23 September 2026.
Penegakan aturan disebut harus dilakukan secara konsisten dan objektif tanpa membedakan jabatan. Di sisi lain, pelapor yang beritikad baik mendapat perlindungan.
Pimpinan perangkat daerah, camat, lurah hingga kapitalaung juga diminta menjadi teladan dalam penerapan disiplin dan integritas.
Rangkaian apel kemudian diisi dengan penyerahan SK pensiun, kenaikan pangkat serta perpanjangan perjanjian kerja PPPK paruh waktu.
Penghargaan juga diberikan kepada Perpustakaan Kelurahan Tona 1 yang meraih Juara 2 Lomba Perpustakaan Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Utara 2026.
Selain itu, bantuan program TP-BIS Perpustakaan Nasional diserahkan untuk mendukung 19 kampung dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.(***)
