SITARO – Guna mengantisipasi potensi aksi kriminalitas jalanan, premanisme, penyalahgunaan minuman keras (miras), serta memastikan keamanan di obyek vital jalur logistik dan transportasi laut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Sitaro menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Katim URC Ipda Herry Djalula bersama personel Tim URC Polres Sitaro ini berlangsung sejak Rabu malam (30/09/2026) hingga Kamis pagi (01/10/2026).
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sitaro, Iptu Tedd R. Mandagi, S.H., menyampaikan bahwa rangkaian KRYD ini berfokus pada pemeriksaan selektif kendaraan, penertiban penyakit masyarakat, serta pengamanan ketat arus kedatangan kapal penumpang di wilayah hukum Polres Sitaro.
Rangkaian Kegiatan dan Penindakan
Rangkaian giat diawali dengan apel kesiapan dan Acara Arahan Pimpinan (AAP) pada Rabu pukul 20.35 WITA. Dalam pengarahannya, Ipda Herry Djalula memberikan pembagian rute patroli mobile di titik-titik rawan gangguan kamtibmas yang tersebar di Kecamatan Siau Barat dan Siau Timur.
Menjelang tengah malam, tepatnya pukul 23.05 WITA, Tim URC yang menyisir wilayah Kelurahan Ondong, Kecamatan Siau Barat, mendapati dua orang pemuda yang berkendara roda dua dalam pengaruh alkohol.
Petugas bergerak cepat melakukan pemeriksaan badan serta bagasi kendaraan untuk mengantisipasi adanya senjata tajam (sajam) mau pun barang terlarang lainnya.
“Terhadap dua pemuda tersebut, petugas memberikan pembinaan fisik terukur serta edukasi humanis mengenai bahaya berkendara di bawah pengaruh miras. Setelah dipastikan aman, mereka diperintahkan pulang ke rumah demi keselamatan lalu lintas,” ujar Iptu Tedd Mandagi.
Sterilisasi Areal Pelabuhan dan Hasil Patroli
Memasuki Kamis dini hari pukul 04.11 WITA, Tim URC bergeser ke area Pelabuhan Pehe guna mengamankan kedatangan kapal motor KM. Saint Mary. Petugas mengawasi alur turunnya penumpang serta melakukan pengecekan selektif pada barang bawaan guna mencegah potensi penyelundupan miras, sajam, mau pun narkoba.
Seleluruh rangkaian patroli diakhiri dengan apel konsolidasi pada pukul 05.27 WITA setelah seluruh lokasi sasaran dan area pelabuhan dipastikan steril serta kondusif. Dari hasil pemeriksaan menyeluruh selama patroli KRYD, petugas tidak menemukan adanya senjata tajam mau pun barang kriminalitas lainnya (Nihil).
“Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Langkah preventif ini terus kami tingkatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kepulauan Sitaro,” pungkas Kasat Reskrim. (***)

