BOLTIM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan CV Goropay Indah kepada warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Lanut, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Di tengah kondisi sulit yang masih dihadapi korban, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian CV Goropay Indah untuk meringankan beban keluarga yang rumahnya hangus dilalap api hingga rata dengan tanah.
Salah satu korban, Nelva Sual, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pihak CV Goropay Indah yang dinilainya telah berulang kali memberikan bantuan kepada keluarganya.
“Terima kasih kepada pihak CV Goropay Indah yang sudah berkali-kali membantu keluarga kami. Baik dalam bentuk uang maupun material untuk pembangunan rumah. Tuhan pasti balas berkat buat perusahaan,” ungkap Nelva, Selasa (29/9/2026).
Bantuan yang diberikan kali ini berupa material bangunan, di antaranya batu untuk kebutuhan pembangunan pondasi rumah serta pasir.
Bagi korban, bantuan tersebut bukan sekadar material bangunan. Di tengah upaya mereka untuk kembali membangun tempat tinggal setelah kehilangan rumah akibat musibah, perhatian dan kepedulian dari sesama menjadi penyemangat untuk bangkit.
KTT CV Goropay, Muhammad Risky, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami turut merasakan apa yang dialami oleh keluarga korban. Kehilangan rumah tentu bukan sesuatu yang mudah, apalagi harus kembali memulai semuanya dari awal. Karena itu, apa yang bisa kami bantu, kami berikan semampu kami,” ujar Risky.
Menurutnya, bantuan tersebut mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban.
Namun, ia berharap bantuan sederhana itu dapat sedikit meringankan beban sekaligus membantu proses pembangunan kembali rumah yang menjadi tempat berlindung keluarga.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga. Yang paling penting, jangan pernah kehilangan semangat untuk bangkit. Mudah-mudahan rumah yang nantinya dibangun kembali bisa menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga,” tuturnya.
Ia juga berharap kepedulian terhadap korban musibah terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keluarga yang sedang menghadapi masa sulit tidak merasa sendirian.
“Musibah bisa datang kepada siapa saja. Saat ada saudara kita yang membutuhkan, semoga kita bisa hadir dan membantu sesuai kemampuan. Tidak harus besar, yang penting diberikan dengan ketulusan dan keikhlasan,” pungkasnya. (***)

