Haru dan Bangga! 14 Tahun Numpang Sekolah, PAUD Belia Akhirnya Punya Gedung Sendiri, Tanah Hibah dari Anggota DPRD Jadi Saksi Sejarah

Mitra, Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Balai Desa Belang, Rabu (23/9/2026).Tepat pukul 13.00 WITA, keluarga besar PAUD Belia merayakan Milad ke-14 dengan kisah perjuangan yang luar biasa.

 

Selama 14 tahun, PAUD ini harus berpindah-pindah, menumpang di ruang kelas sekolah lain demi tetap bisa mengajar anak-anak usia dini. Namun tahun 2026 menjadi babak baru yang bersejarah. Untuk pertama kalinya, PAUD Belia akhirnya melaksanakan pembelajaran di gedung milik sendiri!

 

Perayaan Milad ke-14 ini mengusung tema yang sangat menyentuh: “14 Tahun PAUD Belia: Tumbuh, Berbenah, Melangkah Bersama – Menuju Pendidikan Anak Usia Dini yang Berkualitas dan Berkemajuan.”

 

Poin paling mengharukan dalam milad ini adalah perjalanan panjang PAUD Belia.

 

Selama 14 tahun, PAUD Belia tidak memiliki gedung tetap. Proses belajar mengajar harus dilakukan dengan meminjam ruang kelas di sekolah-sekolah lain, berpindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya sesuai ketersediaan.

 

Meski gedung baru saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, seperti lantai yang belum dikeramik, namun gedung tersebut sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar. Kehadiran gedung ini menjadi simbol kemandirian dan bukti bahwa perjuangan panjang selama 14 tahun tidak sia-sia.

 

Camat Belang yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

Ia menyoroti bagaimana PAUD Belia bisa bertahan selama 14 tahun dalam keterbatasan. Menurutnya, ini bukan hal yang mudah. Ia mendorong agar dengan adanya gedung baru, PAUD Belia tidak cepat berpuas diri, tetapi harus terus bertahan, berkembang, dan lebih berinovasi dalam memberikan pendidikan terbaik untuk anak usia dini di Belang.

 

Momen paling menyentuh datang dari Hj. Sukardi Mokoginta, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

 

Beliau adalah sosok di balik berdirinya gedung baru ini. Ia adalah pihak yang menghibahkan tanahnya untuk PAUD Belia dan turut membantu pembangunan gedung.

 

Dengan rendah hati, Hj. Sukardi Mokoginta menyampaikan bahwa hibah tanah dan bantuan pembangunan tersebut merupakan bagian dari “nazar pribadinya saat mencalonkan diri menjadi anggota DPRD”.

 

“Saya tidak mengharapkan penghargaan atau perlakuan khusus atas kontribusi ini. Ini adalah nazar saya,” ungkapnya tulus di hadapan hadirin.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk pemerintah daerah, yang telah bahu-membahu mendukung pembangunan gedung PAUD Belia hingga bisa berdiri.

 

Sementara itu, perwakilan dari  Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sulawesi Utara (Sulut) memaknai hibah tanah dan pembangunan gedung ini sebagai sebuah amanah besar.

PWNA Sulut berharap gedung baru ini dapat menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak, serta diisi dengan pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan.

 

PWNA Sulut juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya kepada Yunda Misra Ali yang selama 14 tahun ini dengan penuh kesabaran mengelola dan mendorong PAUD Belia sehingga bisa tetap eksis hingga hari ini.

 

Tak berhenti di situ, PWNA Sulut juga membocorkan rencana besar ke depan. Mereka sedang merencanakan “studi banding ke Amal Usaha Muhammadiyah dan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta”, seperti SD Muhammadiyah Sapen yang sudah sangat maju, untuk memperkuat kualitas PAUD Belia dan mengambil praktik-praktik baik dari sana.

 

Acara Milad ke-14 PAUD Belia ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya:

 

1. Anggota Dewan Kab.Mitra : Bapak Sukardi Mokoginta

2. Bapak camat belang : bapak Raymond sumual S.teol M.Si

3. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mitra yang di wakilkan oleh : Ayahanda Ismet Abraham

4. Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah prov. sulawesi Utara : Yunda Fauziah Tompoh S.Hi

5. Forum Guru Muhamadiyah Minahasa Tenggara : Ibunda Nurlaila Tahir S.Ag

6. Pemuda Muhammadiyah : Kanda Mario Kaluku

7. Pengawas Binaan kec. belang : Ibu Delin Sorongan

8. Kabid PAUD

9. Kasie Paud

10. Bunda paud desa : ibu misliha Ntoma

11. Alumni Nasyiatul Aisyiyah Mitra

12. Perwakilan KUA Belang : Ibunda Nurhayati Kasim

13. Bapak iman masjid Al-fitra Akbar sidik bersama ibu-ibu majelis ta’lim Al-Fitra

 

Dengan gedung baru ini, PAUD Belia kini siap melangkah lebih jauh, tumbuh lebih besar, dan me

ncetak generasi emas Belang yang berkualitas sejak usia dini.