KOTAMOBAGU – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Kotamobagu terus diperkuat Polres Kotamobagu.
Tak hanya mengandalkan penindakan, jajaran kepolisian kini mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dengan turun langsung menyapa masyarakat.
Hal itu dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu melalui patroli dialogis dengan menyambangi sejumlah titik keramaian, Jumat (18/9/2026).
Dalam patroli tersebut, personel URC menyasar para anak muda yang tengah nongkrong serta para pengendara bentor (becak motor).
Kehadiran polisi dimanfaatkan untuk berdialog sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas secara langsung.
Kepada para anak muda, personel URC mengingatkan agar tidak terlibat dalam berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti balap liar, konsumsi minuman keras, tawuran hingga penyalahgunaan narkoba.
Petugas juga mengajak generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif dan turut menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
Sementara kepada para pengendara bentor, imbauan difokuskan pada pentingnya tertib berlalu lintas, tidak memarkir kendaraan sembarangan serta menjaga kerukunan antar sesama pengemudi.
Para pengendara bentor juga diajak menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan dengan membantu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P, mengatakan, patroli dialogis tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Tim URC kami perintahkan untuk turun langsung, merangkul adik-adik anak muda dan saudara-saudara kita pengendara bentor,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, kehadiran personel di lapangan bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan secara bersama-sama.
“Tujuan kami adalah memberikan edukasi, bukan semata penindakan. Kami sampaikan bahwa anak muda adalah aset bangsa, jangan sampai terjerumus pada hal-hal yang mengganggu kamtibmas seperti miras, tawuran dan balap liar,” tegasnya.
Khusus kepada pengendara bentor, Kapolres mengajak mereka menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sekaligus mitra Polri dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kepada pengendara bentor, kami ajak untuk menjadi pelopor tertib lalu lintas dan mitra kami dalam menjaga keamanan. Kami ingin Kotamobagu tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.
Kapolres menambahkan, menciptakan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tapi tugas kita bersama. Jika melihat adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan ke Polres Kotamobagu atau hubungi Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Patroli dialogis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para anak muda maupun pengendara bentor menyambut baik kehadiran personel URC serta mengapresiasi edukasi dan imbauan yang disampaikan secara humanis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kotamobagu untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan, guna menjaga Kota Kotamobagu tetap aman, nyaman dan kondusif. (**)

