Pohon Tumbang Tutup Akses Wisata Tangkoko, Penanganan Dikebut Demi Wisatawan

BITUNG – Angin kencang kembali menjadi ancaman bagi aktivitas pariwisata di kawasan wisata alam Batuputih, area konservasi Tangkoko, Bitung. Sebuah pohon enau/aren tumbang pada Rabu (19/8/2026) dini hari dan sempat menutup akses masuk menuju kawasan wisata.

Pohon berdiameter sekitar 1.75 meter dengan tinggi kurang lebih 12 meter itu tumbang sekitar pukul 01.00 WITA. Pohon menimpa sebuah gazebo dan melintang di jalur yang menjadi akses kendaraan menuju kawasan wisata Batuputih.

Petugas BKSDA Sulut Resort Tangkoko, Cristian Pontomudis, mengatakan pohon tumbang diduga akibat angin kencang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

“Selain menimpa gazebo, pohon juga menyeret kabel listrik bertegangan tinggi. Kejadian terjadi sekitar pukul 01.00 WITA dan sudah kami laporkan kepada pimpinan,” kata Pontomudis.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada fasilitas di kawasan wisata, tetapi juga berpotensi mengganggu akses wisatawan serta aktivitas masyarakat dan pengelola di sekitar kawasan.

Pohon tumbang sempat menghambat akses kendaraan menuju area Persemaian Modern Likupang Batuputih BPDASHL Tondano maupun lokasi parkir wisata Batuputih.

Namun, gangguan akses tersebut tidak berlangsung lama. Petugas langsung melakukan pembersihan setelah berkoordinasi dengan BKSDA dan Kelompok Pemandu Tangkoko.

Pegawai Persemaian Modern Likupang Batuputih, Marsel Takasaheng, mengatakan proses penanganan dilakukan secepat mungkin untuk memastikan akses menuju kawasan kembali normal.

“Tidak sampai satu jam setelah koordinasi, pohon yang tumbang berhasil diamankan sehingga akses kendaraan kembali terbuka,” ujar Marsel.

Marsel menegaskan, selain membuka kembali jalur kendaraan, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan PLN Bitung karena pohon yang tumbang ikut menyeret kabel listrik bertegangan tinggi.

“Kami langsung berkoordinasi dengan PLN karena kabel listrik yang terdampak pohon membutuhkan penanganan khusus,” tambahnya.

Kejadian ini menjadi perhatian penting bagi pengelolaan destinasi wisata alam Batuputih. Selain memastikan akses wisatawan tetap aman dan terbuka, kondisi pepohonan di sepanjang jalur wisata juga perlu mendapat perhatian, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang.

Bagi kawasan seperti Tangkoko yang mengandalkan wisata alam dan menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara, keselamatan akses dan kenyamanan wisatawan menjadi bagian penting dalam menjaga citra destinasi. (*)