HUT ke-403 Manado Jadi Momentum Kebangkitan, Angouw Ungkap Target Kota Makin Sejahtera

MANADO–Di usia 403 tahun, Kota Manado tidak sekadar merayakan sejarah, tetapi menegaskan ambisi baru: menjadi kota yang lebih maju, bersih, aman, dan mampu menghadirkan kesejahteraan nyata bagi seluruh warga.

Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado menjadi panggung refleksi sekaligus penyampaian arah pembangunan kota ke depan.
Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang menghadiri langsung agenda yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado, Jalan Dr. S.H. Sarundajang, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Sidang istimewa tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt., dan dihadiri jajaran legislatif, Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, perbankan, pimpinan BUMD, hingga insan pers.

Usai pembukaan sidang melalui rangkaian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan pesan penting tentang perjalanan panjang Manado sekaligus tantangan pembangunan ke depan.

Dalam sambutannya, Angouw menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Kota Manado.
Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada para wali kota terdahulu yang telah ikut meletakkan fondasi pembangunan kota.

“Pembangunan Manado harus terus diarahkan untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Angouw dalam sambutannya.

Wali Kota memaparkan sejumlah capaian pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi Kota Manado dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp174,42 juta per orang per tahun serta perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur terus berjalan, sementara persoalan sosial juga menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya terkait kemiskinan ekstrem yang disebut sudah tidak ditemukan lagi di Kota Manado.

Namun, Angouw menegaskan masih ada pekerjaan besar yang membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan dan mengatasi persoalan sampah.
Ia mengajak warga agar lebih aktif mengambil bagian dalam pembangunan kota.

Selain itu, pemerintah terus melakukan peningkatan pelayanan dasar, termasuk kualitas distribusi air bersih, pengelolaan bantuan sosial agar tepat sasaran, serta penguatan sektor pendidikan dan transportasi publik melalui pengembangan Bus Trans Manado.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban Kota Manado dengan dukungan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Rangkaian paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian ucapan selamat dari Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus SE secara daring, yang selanjutnya dibacakan oleh Asisten III Pemprov Sulut Dr. Franciscus F. Manumpi, S.Pi., M.Pi.(***)