Belum Beruntung di Laga Perdana TCL 2026, Manajer DAM FC Tambun Jenny Poluan Siapkan Kejutan Pemain Liga dan Asing

KOTAMOBAGU – Debut DAM FC Tambun di panggung Totabuan Champions League (TCL) 2026 belum berjalan sesuai harapan.

Tampil pada laga perdana Grup B menghadapi Persin Sinindian di Lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Kamis (9/7/2026), tim asal Desa Pinonobatuan, Kecamatan Dumoga Timur itu harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor tipis 2-1.

Meski pulang tanpa poin, kekalahan tersebut tidak mematahkan semangat skuad DAM FC. Justru hasil itu dijadikan bahan evaluasi untuk tampil lebih kompetitif pada pertandingan berikutnya.

Pelatih DAM FC Tambun, Glend Poluakan, mengakui anak asuhnya belum tampil dalam kondisi terbaik. Menurut mantan pemain Persibom itu, faktor kebugaran menjadi salah satu penyebab tim belum mampu menunjukkan permainan maksimal.

“Ada beberapa pemain kami yang masih belum terlalu fit. Mereka masih kelelahan karena baru tiba di Kotamobagu, sehingga adaptasi di lapangan juga belum maksimal,” ujar Glend.

Meski demikian, ia tetap optimistis DAM FC mampu bangkit dan bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.

“Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dan pada pertandingan berikutnya akan ada tambahan pemain untuk mengisi beberapa posisi yang masih menjadi kelemahan tim. Saya yakin peluang lolos dari fase grup masih sangat terbuka,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer DAM FC Tambun, Jenny Poluan, memastikan manajemen tidak tinggal diam. Ia mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah amunisi baru untuk memperkuat tim.

Menurutnya, beberapa pemain yang akan bergabung merupakan pesepak bola berpengalaman, termasuk pemain yang masih aktif berkompetisi di Liga Indonesia hingga pemain asing.

“Untuk nama-nama pemain masih kami rahasiakan. Yang pasti ada pemain asing dan beberapa pemain yang saat ini merumput di Liga Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan bisa menambah kekuatan tim pada laga-laga berikutnya,” ungkap Jenny.

Jenny yang juga menjabat sebagai Sangadi (Kepala Desa) Pinonobatuan, Bolmong, menegaskan bahwa keikutsertaan DAM FC di TCL 2026 bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pinonobatuan.

“Kami datang ke TCL bukan hanya untuk meramaikan turnamen, tetapi membawa nama baik Desa Pinonobatuan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada tim. Kekalahan di laga pertama bukan akhir dari perjalanan kami. Semoga, dengan kerja keras, evaluasi, dan tambahan pemain berkualitas, DAM FC akan bangkit dan memberikan penampilan terbaik di pertandingan selanjutnya,” tegas Jenny Poluan.

Ia juga menambahkan bahwa manajemen berkomitmen membangun DAM FC menjadi tim yang mampu bersaing dengan klub-klub terbaik di Bolaang Mongondow Raya.

“Kami ingin DAM FC menjadi wadah lahirnya talenta-talenta sepak bola. TCL menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa anak-anak memiliki semangat, kualitas, dan mental bertanding yang tidak kalah dengan tim-tim besar. Kami mohon dukungan penuh dari seluruh masyarakat agar perjuangan ini bisa membuahkan hasil yang membanggakan,” pungkasnya. (***)