Kapolres Boltim Hadiri Konferensi VIII dan Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado, Wujudkan Sinergi Jaga Kerukunan dan Keamanan

BOLTIM – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menghadiri pembukaan Konferensi ke-VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapa Katolik (KBK) Keuskupan Manado yang dipusatkan di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Guaan, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (1/7/2026).

Ajang rohani dan kebersamaan yang digelar setiap empat tahun sekali ini akan berlangsung selama empat hari, hingga Sabtu (4/7/2026), dan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di wilayah pelayanan Keuskupan Manado yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Sulawesi Tengah.

Kegiatan diawali dengan Perayaan Misa Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Manado, Mgr. Benedictus Rolly Untu, MSC. Suasana khidmat semakin terasa dengan kehadiran Bupati Boltim Oskar Manoppo, Wakil Bupati Argo Sumaiku, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta para peserta dari 72 paroki se-Keuskupan Manado.

Kehadiran Kapolres Boltim menjadi wujud dukungan Polri terhadap terselenggaranya kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan, memperkokoh nilai-nilai toleransi, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan menegaskan komitmen Polres Boltim untuk memberikan pengamanan maksimal selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami dari Polres Boltim mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Konferensi VIII dan Pertemuan Raya Kaum Bapa Katolik Keuskupan Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kami telah menyiapkan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan persatuan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan persatuan semakin kokoh. Mari kita bersama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman sehingga seluruh peserta dapat mengikuti setiap agenda dengan nyaman hingga acara penutupan,” tambahnya.

Konferensi dan Pertemuan Raya KBK tahun ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi ajang pembinaan iman, pelayanan, serta pengembangan potensi kaum bapak melalui berbagai perlombaan dan kegiatan rohani.

Salah satu kontingen yang mencuri perhatian adalah Paroki Santa Ursula Watutumou, Kabupaten Minahasa Utara. Dipimpin Pastor Bernardinus Palangngan, MSC, kontingen tersebut hadir dengan kekuatan penuh sebanyak 265 peserta yang mengikuti seluruh cabang perlombaan.

Menurut Pastor Palangngan, keikutsertaan mereka bukan semata mengejar prestasi, melainkan sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada gereja.

“Konferensi dan Pertemuan Raya ini menjadi momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat pelayanan. Kaum Bapa memiliki peran strategis sebagai pemimpin keluarga, pelayan gereja, dan pendidik iman. Karena itu, mari kita menjadi teladan hidup Kristiani yang baik demi kemuliaan Tuhan,” ujarnya.

Sebagai penutup, ribuan hingga puluhan ribu anggota Kaum Bapa Katolik Keuskupan Manado dijadwalkan mengikuti pawai defile yang akan menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan semangat persaudaraan umat Katolik dari berbagai daerah, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (***)