Di Tengah Tantangan Zaman, FDW Ajak Jemaat GMIM Imanuel Jadi ‘Terang dan Garam Dunia’

MINSEL– Di usia yang menembus hampir dua abad, Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah tak hanya merayakan sejarah panjang pelayanan, tetapi juga ditegaskan sebagai kekuatan moral yang menjaga persatuan masyarakat Minahasa Selatan.

Nuansa syukur menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-181 Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Minggu (7/6/2026). Momentum penuh makna itu turut dihadiri Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar (FDW) bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Wongkar-Sumual.
Ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMJ GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Pdt. Fero Kaligis, M.Th., berlangsung khidmat dengan keterlibatan penuh unsur pelayanan jemaat, mulai dari pelayan khusus, penasihat jemaat, komisi kerja hingga Panji Yosua.

Dalam sambutannya, Bupati FDW menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang jemaat yang telah bertahan selama 181 tahun dalam berbagai dinamika pelayanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, kami mengucapkan selamat mensyukuri usia pelayanan ke-181 tahun kepada seluruh Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah,” ujar FDW.

Menurutnya, usia pelayanan yang panjang menjadi bukti ketangguhan jemaat dalam menjaga iman, solidaritas sosial, serta kontribusi nyata terhadap kehidupan masyarakat.

FDW juga menekankan bahwa gereja memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai moral dan spiritual, sekaligus perekat harmoni sosial di tengah masyarakat.

Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, ia mengajak seluruh jemaat terus mengambil peran aktif sebagai “terang dan garam dunia” serta memperkuat kemitraan bersama pemerintah daerah demi mendorong pembangunan Minahasa Selatan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Ibadah syukur tersebut turut dihadiri Ketua Kelompok Fungsional Lansia Rayon 11 Minahasa Selatan Elisabeth Wongkar Kaparang, Ketua BPMW Amurang Dua Pdt. Ester Assa, M.Th., jajaran pejabat Pemkab Minahasa Selatan, Plt. Camat Amurang Barat, Lurah Kawangkoan Bawah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah dari Kolom 1 hingga Kolom 27.(***)