Mengharukan, Keluarga Elisa Hasan Menangkan Lelang Syahl UAS Rp125 Juta untuk Pembangunan Pesantren di Pekanbaru

KOTAMOBAGU – Suasana haru menyelimuti Ballroom Hotel Sutanraja Kotamobagu usai tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad, Sabtu (23/5/2026) malam.

Tangis bahagia pecah dari keluarga Elisa Hasan ketika nama mereka diumumkan sebagai pemenang lelang syal Palestina milik UAS yang selama ini kerap digunakan saat berdakwah.

Syal bernuansa Palestina tersebut berhasil dimenangkan keluarga Elisa Hasan dengan tawaran tertinggi mencapai Rp125 juta.

Momen pengumuman pemenang pun sontak membuat suasana ruangan dipenuhi rasa haru dan takbir dari para jamaah yang hadir.

Pantauan di lokasi, Elisa Hasan tampak tak kuasa menahan air mata saat panitia menyebut namanya sebagai pemenang lelang. Ia terlihat beberapa kali menyeka air mata sambil memeluk keluarga yang mendampinginya.

Lelang syal Palestina itu menjadi salah satu rangkaian kegiatan safari dakwah UAS di Bolaang Mongondow Raya. Dana hasil lelang nantinya akan digunakan untuk membantu pembangunan pondok pesantren milik Ustadz Abdul Somad di Pekanbaru.

Aksi lelang atribut dakwah dan simbol solidaritas Palestina sendiri kerap dilakukan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan dakwah di Indonesia untuk menggalang bantuan sosial dan pendidikan.

Dalam suasana penuh haru, Elisa Hasan yang juga Ketua PKK Kelurahan Mogolaing, mengaku tidak menyangka bisa memenangkan lelang tersebut.

Baginya, syal Palestina yang biasa dipakai UAS bukan sekadar benda biasa, tetapi memiliki nilai perjuangan dan keberkahan tersendiri.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi keluarga kami. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat untuk pembangunan pesantren dan menjadi amal jariyah bagi keluarga,” ungkap Elisa Hasan dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan safari dakwah UAS di Kotamobagu sendiri berlangsung penuh antusiasme. Ribuan jamaah memadati lokasi kegiatan untuk mendengarkan tausiyah sekaligus menunjukkan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan pembangunan pendidikan Islam. (**)