MANADO– Ribuan buruh memadati jantung Kota Manado, Senin (4/5/2026), membawa satu pesan keras: kesejahteraan tak bisa lagi ditunda.
Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, dengan kehadiran sekitar dua ribu buruh dan pekerja dari berbagai konfederasi.
Wali Kota Manado Andrei Angouw turut hadir bersama Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, menandai kuatnya dukungan pemerintah terhadap momentum buruh tahun ini.
Sejumlah organisasi buruh ambil bagian, di antaranya SBSI, KSBSI, KSPSI AGN, KSPI, KPBI, hingga KASBI. Mereka menyatu dalam kegiatan yang tidak hanya berisi penyampaian aspirasi, tetapi juga aksi sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan kesejahteraan pekerja. Ia memastikan berbagai tuntutan yang disuarakan buruh akan menjadi perhatian serius dalam kebijakan ke depan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diwarnai aksi bersih lingkungan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pasar murah. Pemerintah juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat dan perwakilan serikat pekerja.
Acara ditutup dengan pelepasan burung merpati dan pembagian doorprize, menambah nuansa kebersamaan di tengah peringatan yang sarat makna tersebut.(***)
