Hardiknas di Boltara: Bupati Sirajudin Tegaskan Pendidikan Harus Bebas Diskriminasi

oleh -46 Dilihat

BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penekanan kuat pada integritas sistem pendidikan, Senin (4/5/2026), di Lapangan Olahraga Desa Kuala.

Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.”

Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan buku Antologi Puisi Etnik ASEAN dari penulis kepada Bupati Boltara sebagai simbol dukungan terhadap literasi dan budaya.

Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang dibacakan Bupati, ditegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, dilakukan dengan ketulusan, kasih sayang, serta penghormatan terhadap potensi setiap individu,” demikian pesan dalam pidato tersebut.

Konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara kembali ditegaskan sebagai fondasi, melalui sistem among: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan).

Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan diposisikan sebagai kunci membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Namun, ditegaskan pula bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat bergantung pada tiga faktor utama: pola pikir maju, mental kuat, dan misi yang lurus. Tanpa itu, program pendidikan hanya akan berhenti pada formalitas dan angka statistik.

Upacara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Boltara Ening Sutrisni Lasena Adam, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, sangadi, hingga guru dan siswa.(***)