Aklamasi di Musda DMI, Imran Lakodi Ajak Hidupkan Peran Sosial dan Edukasi Masjid

oleh -58 Dilihat
Imran Lakodi Ketua DMI Bitung terpilih. (foto istimewa)

BITUNG — Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bitung berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Forum yang digelar Kamis (30/4/2026) di Ruang S.H. Sarundajang itu mengantarkan Imran Lakodi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DMI Kota Bitung.

Proses aklamasi tersebut menjadi penanda kuat soliditas internal organisasi, sekaligus mencerminkan semangat persatuan di antara pengurus dan perwakilan masjid yang hadir.

Usai ditetapkan, Imran menyebut amanah yang diterimanya bukan sekadar mandat organisasi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga kebersamaan umat melalui peran masjid.

“Aklamasi ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus kebersamaan. Ini menjadi modal penting untuk membawa DMI lebih solid dan memberi manfaat luas bagi umat,” ujarnya. Kamis (30/4/2026)

Ia menegaskan, kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan fungsi masjid sebagai ruang pemersatu—tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pembinaan generasi muda.

“Masjid harus menjadi ruang yang merangkul semua, tempat mempererat hubungan antarwarga, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman,” tambahnya.

Musda IV ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan masjid se-Kota Bitung.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Randito, Pemerintah Kota Bitung menilai proses aklamasi tersebut sebagai cerminan kedewasaan berorganisasi dan kuatnya semangat persatuan di tubuh DMI.

“Ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama. DMI memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis,” ujar Randito.

Ia menegaskan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang mampu memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan.

“Ketika masjid menjadi ruang yang terbuka dan inklusif, maka di situlah nilai kerukunan tumbuh dan terjaga,” katanya.

Randito juga berharap kepengurusan baru DMI Bitung dapat menghadirkan program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama dalam membangun karakter generasi muda.

“Aklamasi ini harus menjadi awal kerja bersama, bukan sekadar simbol. Dari sini, kita harapkan lahir gerakan yang memperkuat persatuan dan kebersamaan umat,” pungkasnya.

Dengan dukungan solid dari seluruh elemen, kepemimpinan Imran Lakodi diharapkan mampu menjadikan DMI Bitung sebagai motor penggerak masjid yang tidak hanya aktif secara keagamaan, tetapi juga menjadi pilar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. (*)