Wali Kota Weny Gaib Hadiri Forum Strategis Kementerian ATR/BPN

oleh -25 Dilihat
oleh

Kotamobagu — Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya dalam menata arah pembangunan jangka panjang melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045. Hal ini tercermin dari kehadiran Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Selasa (14/4/2026).

Forum strategis yang diinisiasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tersebut menjadi ruang sinkronisasi lintas kementerian dan daerah dalam merumuskan arah kebijakan tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotamobagu, Claudy N Mokodongan, menjelaskan bahwa kehadiran wali kota dalam forum tersebut tidak sekadar memenuhi undangan, tetapi membawa sejumlah agenda penting terkait substansi revisi RTRW.

Sejumlah poin krusial disampaikan, mulai dari urgensi pembaruan RTRW, kelengkapan dokumen perencanaan, hingga berbagai isu strategis yang berkembang di daerah. Selain itu, arah tujuan penataan ruang, rencana struktur dan pola ruang, serta penetapan kawasan strategis Kota Kotamobagu turut menjadi fokus pembahasan.

Rapat koordinasi ini dibuka oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, dan dihadiri sejumlah pejabat kementerian terkait, di antaranya Rahma Julianti, serta para pejabat fungsional utama seperti Sufrijadi dan Gabriel Triwibawa.

Dari unsur Pemerintah Kota Kotamobagu, turut hadir Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, Asisten III Moh Agung Adati, serta jajaran pimpinan OPD. Sementara itu, partisipasi legislatif dilakukan secara virtual oleh Wakil Ketua DPRD Jusran Deby Mokolanot dan Ketua Komisi II DPRD Dani Ikbal Mokoginta.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap revisi RTRW yang tengah disusun mampu menjadi fondasi kuat dalam mengarahkan pembangunan daerah yang terintegrasi, responsif terhadap dinamika wilayah, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat hingga dua dekade ke depan.