MANADO– Suasana mendadak tegang di Kantor Gubernur Sulut saat Gubernur Yulius Selvanus turun langsung memeriksa kendaraan dinas pejabat—dan hasilnya langsung bikin gerak cepat dilakukan.
Langkah tegas ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menertibkan aset daerah. Gubernur Yulius Selvanus secara mendadak menggelar sidak kendaraan dinas pejabat eselon II, mengirim pesan kuat: tidak ada ruang bagi kelalaian, apalagi penyalahgunaan.
Sidak yang berlangsung di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut itu melibatkan seluruh pejabat eselon II bersama pengurus barang.
Turut hadir Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Plh Sekprov Denny Mangala, dan Kepala BKAD Clay June Dondokambey.
Satu per satu kendaraan diperiksa secara detail mulai dari kondisi fisik, kelengkapan dokumen, hingga kesesuaian penggunaannya. Tidak ada yang luput dari perhatian.
“Semua harus jelas. Kendaraan dinas itu untuk kerja, bukan kepentingan pribadi. Kalau melanggar, tidak akan ditoleransi,” tegas Yulius.
Hasil sidak langsung mengungkap fakta: masih ada kendaraan dengan kondisi kurang optimal. Temuan ini pun langsung didata untuk ditindaklanjuti, baik melalui perbaikan maupun penataan ulang penggunaan.
Namun di sisi lain, perangkat daerah yang dinilai disiplin dan mampu menjaga kendaraan tetap dalam kondisi prima mendapat apresiasi langsung.
Gubernur menegaskan, sidak ini bukan sekadar pemeriksaan biasa, melainkan bagian dari langkah besar membenahi tata kelola aset daerah agar lebih transparan dan akuntabel.
BKAD Sulut memastikan, sidak serupa akan terus dilakukan secara berkala. Penguatan pengawasan dan ketertiban administrasi menjadi fokus utama agar pengelolaan aset daerah tetap bersih dan profesional.(***)

