Bupati Boltara Terima Kunjungan KPI, Tegaskan Komitmen Pemerataan Informasi Hingga Pelosok Desa

Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., menerima kunjungan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sulawesi Utara di ruang rapat Sekretaris Daerah.Kamis (12/02/2026).

‎Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penyiaran dalam memastikan arus informasi yang sehat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.

‎Kunjungan KPI ini dilakukan dalam rangka audiensi dan koordinasi kelembagaan antara KPI Daerah Sulawesi Utara dan KPI Pusat bersama Pemerintah Kabupaten Boltara. Fokus utama pembahasan adalah penguatan fungsi pengawasan penyiaran serta dukungan terhadap pemerataan informasi melalui media sebagai sarana informasi, pendidikan, dan hiburan yang mencerdaskan masyarakat.

‎Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa penyiaran memiliki peran vital dalam pembangunan daerah. Menurutnya, di tengah tantangan digitalisasi dan derasnya arus informasi, dibutuhkan pengawasan serta kolaborasi yang kuat agar masyarakat tidak menjadi korban informasi yang tidak akurat atau menyesatkan.

‎“Media penyiaran harus menjadi instrumen edukasi dan pembangunan. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh langkah KPI dalam memastikan siaran yang sehat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik,” tegas Bupati.

‎Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses informasi hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Boltara, sehingga tidak ada lagi kesenjangan informasi antara masyarakat pesisir, perdesaan, dan pusat pemerintahan.

‎Wakil Ketua KPI Pusat, Mohamad Reza, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola penyiaran.

‎Ia menilai dukungan Pemda sangat dibutuhkan untuk memastikan lembaga penyiaran berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎Sementara itu, Komisioner Bidang Pemantauan Siaran Sulawesi Utara, Heriyanto, menambahkan bahwa pengawasan siaran di daerah harus dibarengi dengan sinergi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Kominfo dan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio.

‎Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Boltara dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Kominfo Boltara, serta Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Sulawesi Utara, Manuelson Jaka Jusuf bersama tim.(***)