MBG Resmi Diluncurkan, Bupati Boltara Tekankan Kualitas Gizi

oleh -1520 Dilihat

Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, didampingi Wakil Bupati Moh. Adytia Pontoh, secara resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipusatkan di SDN 4 Sangkub, Desa Tombolango, Kecamatan Sangkub, Senin (26/01/2026).

‎Program MBG merupakan program strategis nasional yang diluncurkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi anak, menekan angka stunting, serta meningkatkan konsentrasi belajar dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

‎Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar kegiatan bantuan makanan, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam membangun generasi emas menuju Indonesia Emas.

‎“Program ini adalah investasi masa depan. Penguatan SDM harus dimulai dari pemenuhan gizi dan ketahanan tubuh sejak dini,” ujar Bupati.

‎Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik dalam pelaksanaan MBG guna meminimalisir potensi human error yang dapat berdampak pada kualitas program. Menurutnya, aspek pemenuhan gizi, kebersihan, serta sistem pengawasan harus menjadi perhatian utama dan dilaksanakan secara ketat.

‎Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Keterlibatan pelaku usaha, petani, nelayan, dan peternak lokal dalam penyediaan bahan pangan menjadi bagian penting dari keberlanjutan program di Boltara.

‎Pada kesempatan yang sama, Bupati Boltara juga meresmikan sekaligus meninjau langsung SPPG Yayasan Bintauna Lipu Kotabiku yang berlokasi di Desa Tombolango. SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) merupakan unit pelaksana teknis di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) yang berfungsi sebagai dapur pusat produksi dan distribusi makanan bergizi dalam Program MBG.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Boltara, para Asisten, pimpinan OPD, Danramil Bintauna, Kapolsek Sangkub atau yang mewakili, para camat, Kepala SPPG, kepala sekolah, para guru, serta para siswa penerima manfaat program.(***)