BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui penambahan kuota 7.000 peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan dan dibiayai oleh pemerintah daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., saat menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano beserta staf di ruang kerja Plt. Bupati, Selasa (20/10/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi penandatanganan addendum Rencana Kerja (RK) terkait penambahan kuota kepesertaan PBPU yang menjadi tanggungan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan itu, Plt. Bupati Moh. Aditya Pontoh menyambut baik koordinasi yang dilakukan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan bahwa Pemkab Boltara berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh perlindungan kesehatan.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong cakupan JKN. Dengan adanya penambahan kuota ini, kita harapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi jaminan kesehatannya,” ujar Aditya.
Penambahan 7.000 peserta PBPU tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga yang kepesertaannya didaftarkan melalui skema pembiayaan pemerintah daerah.
Koordinasi ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Boltara dalam mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, yakni cakupan jaminan kesehatan yang semakin luas bagi penduduk.
Melalui upaya tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat boltara dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan program JKN tanpa terkendala biaya, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.(***)