Ketua APPSI Kabupaten Minut Resmi Dilantik, Hi Husen Tuahuns, SH Sampaikan Hal Ini

Manado, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi dilantik, Selasa (20/10/2026), di Swiss-Belhotel Maleosan Manado.

 

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rakerwil APPSI se-Sulawesi Utara.

 

Usai dilantik, Ketua APPSI Minut, Husen Tuahuns, langsung tancap gas memaparkan program kerja perdananya. Ia menegaskan, program pertama APPSI Minut adalah mensinergikan program organisasi dengan program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

 

Menurut Tuahuns, APPSI harus menjadi jembatan penghubung antara pedagang dengan pemerintah, mengingat kontribusi besar pedagang bagi daerah.

 

“APPSI akan menjadi jembatan bagi pedagang dengan pemerintah. Karena sumbangsih terbesar PAD untuk Pemkab Minut adalah retribusi dari pedagang. Nasib pedagang harus diperhatikan,” tegas Tuahuns.

 

Ia pun menuntut agar APPSI Minut dilibatkan secara aktif dalam penentuan kebijakan retribusi.

 

“APPSI Minut harus dilibatkan dalam penentuan besar tagihan retribusi untuk pedagang. Jangan sepihak,” sambungnya.

 

Dalam waktu dekat, jajaran pengurus APPSI Minut yang baru dilantik akan melakukan silaturahmi langsung dengan Bupati Minut, Dr.Joune Ganda,SE., M.AP, MM, M.Si.

 

Tuahuns juga mengutip pesan penting dari Ketua Umum DPP APPSI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., agar seluruh DPD bersinergi dengan pemerintah setempat untuk mengakselerasi program pemerintah, khususnya di bidang perdagangan.

 

“Kami pengurus APPSI Minut sebelum mengikuti Rakerwil sudah melapor kepada Bupati Minut,” ujarnya.

 

Beberapa tokoh ternama di Sulut juga menyampaikan, Hi. Husen Tuahuns, SH layak pimpin APPSI Minut, karena beliau paham betul keadaan pedagang.

 

“Tuahuns selalu terdepan ketika mengadvokasi pedagang tertindas,”pungkas salah satu tokoh.

 

Pelantikan APPSI Minut tersebut turut dihadiri Sekjen DPP APPSI, Wakil Gubernur Sulut Viktor Mailangkay, Asisten II Pemkab Minut Robby Parengkuan, dan Kabag Perekonomian Minut Dr.dr. Joyce Katuuk.