Vonny Paat Sentil Dikda Beasiswa Bagi 2000 Siswa

Manado, Beasiswa bagi 2.000 siswa SMA/SMK/SLB di provinsi Sulawesi Utara (Sulut)  dengan total anggaran 2 Miliar kemungkinan tidak tercapai tahun ini.

Meski pendaftar sudah mencapai 1.863 siswa, tidak semua dipastikan lolos verifikasi administrasi.

 

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Senin (19/10/2026), jadi kesempatan yang baik bagi Vonny Paat untuk pertanyakan hal tersebut.

Vonny Paat, didampingi Wakil Ketua Louis Schramm dan Sekretaris Cindy Wurangian, menyampaikan pelaksanaan program beasiswa harus dievaluasi total.

Dimana durasi pendaftaran yang terlalu singkat, hanya 1-15 Oktober 2026, dan proses administrasi yang berbelit.

“Tahun lalu dari target 2.000 penerima, realisasinya hanya 1.200 siswa. Untuk penerimaan bantuan studi kuota2000 bagimana solusinya,”tanya Ketua Komisi IV.

 

“Saya usulkan waktu pendaftaran diperpanjang jadi satu bulan dan harus terbuka untuk publik, administrasi jangan terlalu ribet,” tambahnya.

Data Dikda Sulut mencatat pendaftar saat ini terdiri dari 1.440 siswa reguler ditambah 423 siswa berprestasi, total 1.863 pendaftar. Namun jumlah itu masih bisa berkurang jika dokumen tidak memenuhi syarat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Drs. Jahja Paulus Rondonuwu, M.Si., menjelaskan pihaknya masih melakukan verifikasi berkas, termasuk usulan beasiswa dari pokok pikiran (pokir) anggota dewan.

“Kami membuka ruang pendataan, termasuk pokir dewan. Dilakukan verifikasi berkas, apabila memenuhi syarat akan dilanjutkan,” ujar Rondonuwu.

Untuk diketahui, program beasiswa ini menganggarkan 2 Miliar dengan besaran 1 juta per siswa.

Exit mobile version