KOTAMOBAGU – Patroli mobile Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu terus digencarkan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Tak hanya mencegah potensi tawuran antarpelajar, tim juga turun langsung membantu penanganan kasus pembongkaran warung hingga membackup pengejaran terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (15/10/2026), mulai pagi hingga berlanjut sampai Jumat (16/10/2026) dini hari. Tim bergerak menyusuri sejumlah titik di wilayah hukum Polres Kotamobagu guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sebelum memulai tugas pada pukul 09.07 WITA, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan menerima arahan terkait pelaksanaan patroli mobile serta langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Usai apel, tim langsung bergerak menyisir wilayah Kota Kotamobagu. Di tengah patroli, personel menerima laporan masyarakat mengenai sekelompok pelajar yang berkumpul di samping salah satu sekolah di wilayah tersebut.
Merespons laporan itu, sekitar pukul 09.45 WITA, tim URC tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap badan serta kendaraan para pelajar. Petugas kemudian memberikan imbauan agar mereka tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Para pelajar juga diarahkan untuk kembali ke sekolah masing-masing sebagai langkah pencegahan agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
Bantu Olah TKP hingga Backup Kasus Curanmor
Tugas tim URC berlanjut pada pukul 10.48 WITA. Kali ini, personel mendampingi Unit Identifikasi Satreskrim Polres Kotamobagu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan pembongkaran warung milik warga di Kelurahan Mongondow, Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Memasuki sore hari, gerak cepat kembali ditunjukkan tim URC. Pada pukul 17.55 WITA, personel melakukan backup terhadap URC Polda Sulawesi Utara terkait penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua. Terduga pelaku dalam kasus tersebut diduga melarikan diri ke wilayah Kotamobagu.
Setelah menjalankan sejumlah kegiatan tersebut, patroli mobile kembali dilanjutkan di pusat Kota Kotamobagu hingga Jumat dini hari. Berdasarkan laporan kegiatan, situasi selama patroli terpantau aman dan kondusif.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa patroli URC tidak hanya berfokus pada pencegahan gangguan kamtibmas, tetapi juga mendukung penanganan kejadian yang membutuhkan respons cepat dari kepolisian.
Kapolres: Pencegahan Tawuran Jadi Atensi
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Reskrim AKP Mahadewa Bayu S., S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa patroli mobile akan terus diintensifkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat.
“Patroli mobile URC ini adalah komitmen kami untuk memberikan rasa aman. Pencegahan tawuran pelajar menjadi atensi, kami tidak ingin anak-anak sekolah menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan. Setiap laporan warga akan kami respons cepat, baik itu gangguan kamtibmas, curanmor, maupun tindak pidana lainnya. Kami minta orang tua dan pihak sekolah ikut mengawasi,” tegas AKP Mahadewa.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau melaporkan kejadian kepada personel kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Kotamobagu berharap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini, sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat di wilayah hukumnya. (**)
