Sangihe, SuaraSulut.com – Tahapan Pemilihan Kapitalaung (Kepala Desa) di Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin terasa dinamis.
Pada Selasa (13/10/2026) pukul 09.00 pagi, tiga calon Kapitalaung secara resmi mengikuti kegiatan Kampanye Dialog Penyampaian Visi dan Misi yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Utaurano.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi dari para kandidat. Ketiga calon secara bergantian tampil di mimbar, memaparkan gagasan, program kerja, serta visi dan misi mereka guna menarik simpati dan dukungan dari masyarakat.
Adapun tiga tokoh yang maju sebagai Calon Kapitalaung Utaurano adalah:
1. Herdyanto S. Takapulungang
2. Everhard Lumengga
3. Sukadri Baebudi
Wakil Ketua Pemilihan Kapitalaung Utaurano, Saiful Elias, hadir memantau langsung jalannya kegiatan tersebut. Kampanye dialog ini merupakan tahapan krusial yang difasilitasi oleh panitia agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat sosok, kapasitas, serta arah pembangunan yang ditawarkan oleh masing-masing calon.
“Kami memastikan seluruh tahapan, termasuk kampanye dialog ini, berjalan dengan adil, tertib, dan memberikan ruang yang sama bagi setiap calon untuk menyampaikan programnya kepada warga,” ujar Saiful Elias
Berdasarkan data yang dihimpun, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kampung Utaurano tercatat sebanyak 763 pemilih. Jumlah suara ini menjadi target perjuangan bagi ketiga kandidat dalam kontestasi demokrasi tingkat kampung tersebut.
Masyarakat yang hadir di BPU tampak menyimak dengan saksama setiap pemaparan dari para calon. Suasana kampanye berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedewasaan politik warga Kampung Utaurano.
Panitia pemilihan berharap, melalui kampanye dialog ini, masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan program kerja yang paling realistis dan mampu membawa kemajuan bagi Kampung Utaurano. Siapa pun yang terpilih nantinya, diharapkan dapat mengemban amanah dengan baik serta merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
(Erick Sahabat)
