MITRA — Jabatan bukan ruang untuk berleha-leha, apalagi menjadi penghalang bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintah. Pesan tegas itu disampaikan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, saat melantik dan mengambil sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Mitra, Senin (5/10), di Kantor Bupati Mitra.
Dalam pelantikan tersebut, dua pejabat resmi dipercaya menduduki jabatan definitif. Muchtar Wantasen, S.E. dilantik sebagai Inspektur Kabupaten Minahasa Tenggara, sementara Djenedy Novry Raco, S.Sos., M.A.P. dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Selain pengisian jabatan definitif, Ronald juga menyerahkan Surat Perintah Pelaksana Tugas (Plt.) untuk tiga posisi strategis yang masih kosong.
Gueen Laidy Gaury Naray, SKM., M.Kes. ditunjuk sebagai Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan. Ellen Naomy Ohy, S.Pt. mendapat mandat sebagai Plt. Kepala Dinas Pertanian, sedangkan Rommy Ronald Mewengkang, S.E. ditugaskan sebagai Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Di hadapan jajaran pejabat Pemkab Mitra, Ronald menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Menurutnya, tantangan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur untuk kehilangan semangat dalam menjalankan tugas.
“Di mana saja kita ditempatkan, kita harus siap, tekuni, dan bersyukur,” menjadi penekanan Ronald kepada para pejabat yang baru menerima amanah.
Bupati juga mengingatkan bahwa kesempatan menduduki jabatan pemerintahan merupakan kepercayaan yang tidak diberikan kepada semua orang. Karena itu, setiap pejabat diminta membuktikan kepercayaan tersebut melalui kinerja nyata.
Instruksi paling tegas diarahkan pada sektor pelayanan publik. Ronald meminta seluruh jajaran tidak membuat masyarakat kesulitan ketika membutuhkan layanan pemerintahan.
Pelayanan, kata dia, harus dipastikan berjalan cepat, mudah dan tidak menjadi hambatan bagi kebutuhan masyarakat.
Ronald juga meminta jajaran pemerintahan terbuka terhadap laporan, masukan dan saran yang berkaitan dengan pelaksanaan roda pemerintahan.
Khusus tiga pejabat yang menerima mandat sebagai Plt., Bupati meminta agar tidak menunggu waktu untuk bekerja. Seluruh tugas dan tanggung jawab diminta segera dijalankan secara maksimal.
“Tancap gas,” menjadi pesan Ronald agar kekosongan jabatan tidak menghambat pelayanan maupun pelaksanaan program pemerintahan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.(***)

