Mochammad Afifuddin Ketua KPU RI Lantik Djamal Rahman Sebagai Komisioner KPU Boltim, Isi Kursi Kosong yang Ditinggal Haikal Salehe

Manado, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) via zoom resmi melantik Djamal Rahman sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan empat Kabupaten/Kota lainnya, dalam prosesi Pergantian Antar Waktu (PAW), di kantor KPU Provinsi Sulut, Jumat (2/10/2026).

 

Djamal Rahman dilantik untuk menggantikan posisi Haikal Salehe yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisioner KPU Boltim.

 

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji tersebut berlangsung khidmat di Kantor KPU Provinsi Sulut di Manado, yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI Muhammad Afifuddin.

 

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan KPU RI tentang penetapan calon PAW anggota KPU Kabupaten/Kota.

 

Dengan dilantiknya Djamal Rahman, komposisi Komisioner KPU Boltim kembali lengkap menjadi 5 orang, sehingga roda organisasi penyelenggara Pemilu di Kabupaten Boltim kembali berjalan normal.

 

Diketahui, kursi komisioner KPU Boltim sempat kosong setelah Haikal Salehe mengajukan pengunduran diri beberapa waktu lalu. Pengunduran diri tersebut telah melalui mekanisme pleno dan diteruskan ke KPU RI sesuai peraturan yang berlaku.

 

KPU kemudian menetapkan Djamal Rahman sebagai calon pengganti dengan peraih suara terbanyak berikutnya dari hasil seleksi calon anggota KPU Boltim periode 2024-2029.

 

Dalam sambutannya, Ketua KPU RI menegaskan bahwa jabatan komisioner KPU adalah amanah besar yang menuntut integritas, profesionalitas, dan independensi.

“Selamat kepada Saudara Djamal Rahman. Segera beradaptasi, jaga soliditas, dan bekerjalah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. KPU adalah lembaga layanan, layani pemilih dan peserta Pemilu dengan sebaik-baiknya,” tegas Ketua KPU RI.

 

Ia juga menambahkan, para PAW hari ini terdiri dari beberapa Kabupaten pertama Sukamara, Raja Empat Sulsel, dan Kabupaten Boltim.

 

“Bapak-bapak yang baru dilantik selamat bergabung dengan KPU, segera berinteraksi dengan trman- teman di Kabupaten/Kota masing-masing. Biasakan saling menghormati, dan berbagi tugas. Tidak bisa di pisahkan hubungan antar komisioner dan sekretariat,”ungkpanya.

 

Ia juga mengingatkan agar seluruh komisioner KPU Boltim tetap menjaga netralitas dan menjadi penyelenggara yang mandiri, profesional dan berintegritas, terutama dalam menghadapi tahapan-tahapan Pemilu dan Pilkada yang akan datang.

 

Usai dilantik, Djamal Rahman menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja dan berkolaborasi dengan 4 komisioner lainnya dalam mengemban tugas sebagai penyelenggara Pemilu di Boltim.

 

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insya Allah saya akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas dan bekerja sama dengan seluruh komisioner untuk menyukseskan Pemilu di Boltim,” ujar Djamal Rahman singkat.

 

Dengan lengkapnya kembali komisioner KPU Boltim, diharapkan kinerja kelembagaan semakin solid dalam melakukan sosialisasi pendidikan pemilih dan persiapan tahapan Pemilu Serentak 2029 mendatang.

 

Untuk diketahui, turut hadir dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji di kantor KPU Sulut adalah ketua Kenly Poluan, Lani Ointu, Salman Sailangi, Awaluddin Umbola, Meidy Tinangoy., dan Sekretaris KPU Sulut.