KOTAMOBAGU – Ketegangan akibat tawuran antarwarga Desa Poopo dan Desa Upai di perbatasan Upai–Sia mendapat respons cepat aparat gabungan.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., bersama Dandim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf. Manashe Lomo, S.H., M.I.P., turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengamanan, Minggu (27/09/2026) dini hari.
Tak sendiri, Kapolres dan Dandim turut didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kotamobagu.
Kehadiran pimpinan TNI-Polri di tengah situasi yang memanas menjadi langkah cepat untuk memastikan gangguan keamanan tidak meluas ke wilayah lainnya.
Di lokasi, aparat melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi sekaligus mengendalikan personel pengamanan.
Pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan agar massa dapat ditenangkan serta situasi segera kembali kondusif.
AKBP Abdul Kholik menegaskan, penanganan tawuran tidak semata-mata bertujuan menghentikan bentrokan.
Lebih dari itu, langkah cepat aparat dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan kamtibmas susulan dan memastikan masyarakat tetap merasa aman.
Sinergitas TNI-Polri pun terlihat dalam pengamanan tersebut. Kapolres bersama Dandim memastikan setiap langkah di lapangan dilakukan secara terukur, dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat serta pencegahan eskalasi konflik.
Berkat kesiapsiagaan personel dan soliditas aparat gabungan, situasi di perbatasan Upai–Sia akhirnya berhasil dikendalikan. Kondisi berangsur aman dan terkendali.
Kehadiran langsung pimpinan TNI-Polri di lokasi menjadi pesan kuat bahwa setiap potensi gangguan kamtibmas mendapat respons cepat.
Aparat memastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas, sekaligus mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap damai. (***)

