Manado, Baru sehari setelah dilantik, Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Sulawesi Utara langsung tancap gas. Bukti kerja nyata itu ditunjukkan melalui aksi jalan sehat dan penanaman pohon yang digelar Sabtu pagi (22/08/2026) di Kawasan Megamas, Manado.
Kegiatan ini menjadi program perdana di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPW BKPRMI Sulut periode 2026–2031, Donal Pakuku. Sebelumnya, pelantikan pengurus baru telah sukses dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin pada Jumat (21/08/2026) malam.
Ratusan kader, remaja masjid, dan simpatisan BKPRMI memadati halaman Masjid Raya Ahmad Yani Manado sejak pukul 06.00 WITA. Dengan mengenakan kaos seragam biru lanhit, mereka kemudian berjalan bersama menyusuri rute menuju area Pohon Kasih di Kawasan Megamas.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran musik, senam bersama, dan pembagian doorprize. Namun inti dari kegiatan ini bukan hanya soal kesehatan. Sesampainya di titik finis, peserta langsung bergerak menanam ratusan bibit pohon di area terbuka Megamas.
“Ini pesan bahwa pemuda masjid tidak hanya kuat secara spiritual, tapi juga peduli pada bumi yang kita tempati,” ujar Donal Pakuku di sela kegiatan.
Aksi peduli lingkungan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir langsung Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI Jailani Dalimunte dan Ketua DPP Abdurahman yang memberi apresiasi atas gerak cepat pengurus baru Sulut.
Dukungan juga datang dari sektor swasta. Department Head PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), Hery Inyo Rumondor, serta perwakilan manajemen Kawasan Mega Mas, Rahman Hanafi, turut serta menanam pohon. Kehadiran Pengurus Tidar Sulut, Rian Welcome, juga menambah semarak dukungan lintas organisasi pemuda.
Donal menegaskan bahwa kolaborasi dengan PT MSM/TTN merupakan langkah strategis untuk menyukseskan program nasional “Indonesia Hijau”.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar jalan sehat, tetapi menjadi bukti nyata kepedulian pemuda remaja masjid terhadap lingkungan. Kerjasama antara BKPRMI dan PT MSM untuk Indonesia Hijau ini adalah langkah awal dari komitmen jangka panjang kami. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan spiritual generasi muda berjalan beriringan dengan kelestarian alam tempat mereka tumbuh,” tegas Donal.
Hery Inyo Rumondor menambahkan, perusahaan tambang memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga lingkungan. “Kami siap bersinergi dengan BKPRMI. Menanam hari ini adalah investasi untuk anak cucu kita di Sulut,” katanya.
Sekjen DPP BKPRMI, Jailani Dalimunte, menilai aksi ini sebagai contoh baik bagi DPW lain di Indonesia. Menurutnya, BKPRMI harus tampil sebagai motor penggerak yang solutif, bukan hanya bergerak di ranah dakwah dan pembinaan.
“Yang kita butuhkan hari ini adalah pemuda masjid yang produktif. Beribadah iya, berkegiatan sosial iya, menjaga lingkungan juga iya. Sulut sudah memberi contoh,” ujar Jailani.
Sementara itu, Ketua DPP Abdurahman menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia berharap penanaman pohon di Megamas tidak berhenti pada seremoni, melainkan dirawat hingga tumbuh besar menjadi “hutan kota” kecil di jantung Manado.
Di akhir acara, pengurus DPW BKPRMI Sulut bersama seluruh peserta melakukan doa bersama untuk keberkahan kegiatan dan kelestarian alam Nyiur Melambai.
Dengan semangat baru dan kepengurusan baru, BKPRMI Sulut ingin menunjukkan bahwa dakwah, aksi sosial, dan pelestarian lingkungan bisa berjalan seiring. Dan Megamas pagi itu menjadi saksi awal langkah tersebut.
