MANADO — Dua panti di Manado menjadi perhatian serius Wali Kota Andrei Angouw setelah ia turun langsung meninjau kondisi penghuninya hingga fasilitas yang terdampak kebakaran.
Kunjungan dilakukan pada Selasa (18/8/2026), dimulai dari Panti Asuhan Sehati di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, sebelum berlanjut ke Panti Werdha di Lingkungan 7 Ranomuut, Kecamatan Paal II.
Di Pakowa, Angouw menggali kondisi panti secara langsung. Ia berdialog dengan pengasuh dan petugas Dinas Sosial mengenai jumlah penghuni, mekanisme penerimaan, pengelolaan panti hingga sumber pembiayaan operasional.
Panti Sehati diketahui dikelola Yayasan Sehati dengan pengasuh Keluarga Lumintang dan Gembala Gesba. Pengelolaan tersebut telah berlangsung sekitar 10 tahun.
Penghuni tidak dikenakan biaya.
Kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan, dipenuhi pengasuh dengan dukungan bantuan dari pihak-pihak yang bersimpati kepada yayasan dan panti.
Tak berhenti pada dialog, Angouw kemudian meninjau langsung lahan dan bangunan panti untuk melihat kemungkinan langkah yang dapat dilakukan pemerintah ke depan.
Dari Pakowa, rombongan bergerak ke Ranomuut untuk melihat kondisi Panti Werdha yang terbakar pada Desember 2025.
Kondisi pascakebakaran menjadi perhatian wali kota. Pemerintah Kota Manado kini mempertimbangkan bantuan rehabilitasi terhadap fasilitas tersebut.
Di lokasi, suasana berubah haru ketika Angouw bertemu para penghuni lanjut usia yang tinggal di rumah panti di sekitar lokasi kebakaran. Mereka menyambut kedatangan wali kota dengan sukacita, bahkan bernyanyi bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Kunjungan tersebut menegaskan perhatian Pemkot Manado terhadap keberadaan panti sekaligus kondisi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.(***)
