BOLMONG — Di tengah kemarau yang menekan kehidupan warga, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelontorkan lebih dari 904 ton beras untuk menjaga kebutuhan pangan masyarakat tetap aman.
Penyaluran tersebut diluncurkan Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Camat Lolak, Jumat (14/8/2026).
Bantuan pangan beras dialokasikan untuk periode Juli hingga September dengan total 904.080 kilogram bagi 30.136 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Bolmong.
Setiap keluarga penerima akan memperoleh total 30 kilogram beras untuk kebutuhan tiga bulan. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah menghadapi dampak musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.
Selain bantuan pangan, Pemkab Bolmong juga menyalurkan program Tali Kasih bagi warga terdampak kekeringan. Secara simbolis, bantuan diberikan kepada perwakilan warga Desa Lalow dan Desa Tuyat.
Distribusi selanjutnya akan menjangkau masyarakat terdampak di 26 desa. Bupati Yusra sekaligus melepas konvoi pendistribusian bantuan tersebut.
Yusra menegaskan, pemerintah daerah berupaya memastikan cadangan pangan masyarakat tetap tersedia ketika kondisi kemarau membuat beban ekonomi warga semakin berat.
“Pemerintah hadir untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan masyarakat tetap terjaga,” kata Yusra.
Ia juga meminta masyarakat menghemat penggunaan air, menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
Bagi Pemkab Bolmong, bantuan tersebut bukan sekadar agenda peringatan kemerdekaan, tetapi bentuk respons pemerintah terhadap warga yang sedang menghadapi tekanan akibat kekeringan.(***)
