Bolmong Perkuat Kepastian Hukum, Sekda Abdullah Mokoginta Dorong Perizinan Bangunan Berbasis Digital

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mengirim pesan tegas kepada dunia usaha: pembangunan tanpa kepastian hukum tak lagi memiliki ruang, sementara investasi yang patuh aturan akan mendapat dukungan penuh.

Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam menciptakan iklim investasi yang sehat kembali ditegaskan melalui Seminar Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si., di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bolmong, Rabu (15/7/2026).

Seminar tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha, konsultan, dan pemangku kepentingan terhadap regulasi pembangunan gedung yang sesuai ketentuan perundang-undangan.

Tiga materi utama menjadi fokus pembahasan, yakni perizinan berusaha berbasis risiko, penerapan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sebagai layanan digital, serta implementasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai syarat legalitas dan kelayakan bangunan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bolmong berharap seluruh proses pembangunan di daerah dapat berlangsung secara tertib, aman, dan memiliki kepastian hukum sehingga mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan pelaku usaha, pemerintah juga menyerahkan plakat penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai konsisten memenuhi ketentuan perizinan usaha dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bolmong, Asisten Administrasi Umum Setda Bolmong, pimpinan OPD terkait, Kepala Cabang PT Legal Konsultan Indonesia Wilayah Sulawesi Joko Santoso, S.T., serta para pelaku usaha, konsultan perencana, dan pengawas bangunan.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga profesional itu diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di Bolaang Mongondow yang aman, berkualitas, dan mampu mendorong investasi berkelanjutan.(***)

Exit mobile version