KOTAMOBAGU – Babak baru kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Kotamobagu resmi dimulai. Tongkat komando kini berada di tangan AKBP Abdul Kholik, yang disambut melalui tradisi Welcome and Farewell Parade di halaman Mapolres Kotamobagu, Senin (13/7/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa emosional itu sekaligus menjadi momen perpisahan bagi AKBP Irwanto, kapolres yang selama dua tahun terakhir memimpin Polres Kotamobagu dan kini mendapat amanah baru untuk bertugas di Kota Bandung.
Serah terima kepemimpinan dihadiri Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kabag, Kasat, para perwira, seluruh personel Brigadir hingga ASN Polres Kotamobagu. Barisan personel berdiri tegak mengiringi prosesi pelepasan dan penyambutan, menandai estafet kepemimpinan yang resmi berganti.
Pergantian ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi juga menjadi titik awal harapan baru dalam menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Kotamobagu.
Dalam sambutan perdananya, AKBP Abdul Kholik menegaskan dirinya tidak datang untuk menghapus jejak pendahulunya, melainkan melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun selama dua tahun terakhir.
“Saya atas nama pribadi dan pimpinan Polres Kotamobagu meneruskan dan melanjutkan apa yang sudah dipersembahkan oleh AKBP Irwanto. Terima kasih banyak atas dedikasi, pengabdian, dan segala hal yang dipersembahkan selama kurun waktu dua tahun ini,” ujar Abdul Kholik.
Ia mengajak seluruh personel untuk tetap menjaga kekompakan, meningkatkan loyalitas, serta memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang kapolres tidak akan pernah terwujud tanpa dukungan penuh seluruh anggota.
Menariknya, proses transisi kepemimpinan kali ini memiliki cerita tersendiri. AKBP Abdul Kholik dan AKBP Irwanto ternyata bukan hanya rekan sesama perwira, tetapi juga sahabat satu angkatan Akademi Kepolisian (Akpol) 2005.
Ikatan emosional tersebut diyakini menjadi modal penting dalam memastikan proses estafet kepemimpinan berlangsung mulus tanpa mengganggu kesinambungan program-program kepolisian di Kotamobagu.
Tak lupa, AKBP Abdul Kholik turut mendoakan agar senior sekaligus sahabatnya itu semakin sukses mengemban amanah di tempat tugas yang baru.
Sementara itu, suasana haru begitu terasa saat AKBP Irwanto menyampaikan pidato perpisahan. Dengan suara bergetar, ia mengenang perjalanan pengabdiannya yang dimulai dan diakhiri pada tanggal yang sama.
“Tanggal 13 Juli itu hari yang paling berkesan. Pada 13 Juli 2024 saya datang dan disambut di Mapolres yang lama. Dan tepat hari ini, 13 Juli 2026, saya dilepas. Berarti tepat dua tahun, tidak lebih dan tidak kurang, presisi,” ungkapnya.
Bagi Irwanto, momen tersebut menjadi penutup perjalanan yang penuh makna. Ia mengaku meninggalkan Polres Kotamobagu dengan hati tenang karena mendapatkan promosi jabatan, sekaligus merasa bangga atas kebersamaan yang telah terjalin dengan seluruh personel.
Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang selama ini menjadi bagian penting dari setiap keberhasilan institusi.
“Semua capaian yang kita raih bukan hasil kerja saya sendiri. Itu lahir dari kekompakan, loyalitas, dan kerja keras seluruh personel yang selalu menutupi setiap kekurangan saya,” tuturnya.
Menutup arahannya, AKBP Irwanto bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama bertugas, sekaligus mengajak seluruh personel memberikan dukungan penuh kepada Kapolres yang baru.
“Perpisahan itu terjadi karena ada jarak untuk berjumpa, namun ada kenangan yang ditinggalkan,” pungkasnya, disambut tepuk tangan dan suasana haru dari seluruh peserta upacara.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Polres Kotamobagu untuk terus memperkuat pelayanan, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menghadirkan institusi Polri yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. (***)
