Manado, Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Roy Roring kembali mempertajam pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 bersama TAPD Pemprov Sulut.
Fokus sorotannya konsistensi pencapaian RPJMD dibanding sumber daya anggaran yang dikucurkan setiap tahun.
Dalam rapat lanjutan Selasa, (7/7/2026), di Ruang Rapat Paripurna, Roy Roring mempertanyakan kesenjangan antara target RPJMD dan realisasi di lapangan. Baginya, logika sederhana harus ditegakkan: jika anggaran digelontorkan rutin tiap tahun, maka target wajib tercapai.
“Roy Roring pertanyakan apa yang tidak tercapai dari RPJMD dengan sumber daya yang ada setiap tahun,” ujarnya.
Baginya, APBD bukan sekadar daftar angka.
“Setiap pos anggaran adalah komitmen Pemprov untuk menuntaskan misi RPJMD. Jika misi itu gagal, maka DPRD wajib tahu akar masalahnya,”jelasnya.
Roy Roring menegaskan fungsi Banggar tidak berhenti di rapat pembahasan. Tahap selanjutnya adalah mengawal perbaikan agar target RPJMD tidak terus tertinggal.
“Perhitungan anggaran ini, kita akan mengejar indikator-indikator yang belum tercapai,” tegasnya.
Artinya, DPRD Sulut akan mengkoreksi postur APBD 2026. Program yang indikatornya bolong akan dapat alokasi lebih besar dan pengawasan lebih ketat. Sebaliknya, program yang sudah tercapai bisa dievaluasi efisiensinya.
Roy menilai, pendekatan mengejar indikator ini penting agar RPJMD tidak jadi dokumen pajangan.
Target penurunan kemiskinan, peningkatan investasi, kualitas SDM, hingga infrastruktur dasar harus diukur dengan data riil, bukan asumsi.
Roy juga meminta TAPD Pemprov Sulut bersikap terbuka soal kendala. Menurutnya, DPRD lebih menghargai kejujuran tentang penyebab indikator tidak tercapai, dibanding laporan yang menutup-nutupi.
“Kalau ada program yang seret karena regulasi, karena SDM, atau karena faktor eksternal, sampaikan. Biar Banggar bisa bantu carikan solusi lewat kebijakan anggaran,” ujarnya.
Dengan pertanyaan kritis Roy Roring, pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 menjadi lebih tajam. DPRD Sulut ingin memastikan setiap rupiah APBD benar-benar mengejar target RPJMD sampai garis finish.
