Manado, Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Setwan DPRD Sulut) akan menggelar Ibadah Rutin Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretariat DPRD, serta Forum Wartawan DPRD Provimsi Sulut pada Senin, (6/7/2026).
Informasi itu disampaikan Justman Entjaurau, S.T., Analis Kebijakan Ahli Muda Setwan DPRD Sulut, kepada suarasulut.com, Sabtu, (4/7/2026).
Dikatakannya, Ibadah rutin ini menjadi agenda internal bulanan untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan integritas seluruh unsur DPRD Sulut. Kegiatan akan diikuti pimpinan dewan, anggota DPRD dari seluruh fraksi, jajaran Sekretariat DPRD, hingga rekan-rekan media yang tergabung dalam Forum Wartawan DPRD.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Prov. Sulut Bpk. Fransiscus A. Silangen, SpB, KBD akan menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah rutin.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan antara legislatif, sekretariat, dan media. Sinergi 3 unsur itu dinilai kunci agar kerja-kerja DPRD Sulut berjalan transparan dan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat.
Keterlibatan Forum Wartawan DPRD Sulut dalam ibadah ini sudah berlangsung sejak beberapa periode. Langkah ini dinilai memperkuat komunikasi antara DPRD dan media, sehingga informasi kebijakan daerah bisa sampai ke publik dengan akurat.
Justman Entjaurau menambahkan, ibadah Senin (6/7/2026), akan diisi khotbah, pujian, dan doa bersama untuk kelancaran tugas DPRD Sulut.
“Kami berharap ibadah ini memberi kekuatan baru bagi semua pihak dalam menjalankan fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan,” jelasnya.
Ibadah rutin ini menegaskan komitmen DPRD Sulut untuk membangun budaya kerja yang berlandaskan iman dan pelayanan.
Keterlibatan Forum Wartawan DPRD dalam ibadah rutin adalah bentuk penghargaan DPRD Sulut kepada pers sebagai pilar demokrasi ke empat (4).
Dengan komunikasi yang cair, diharapkan pemberitaan tentang kinerja dewan bisa lebih berimbang dan mencerahkan publik.
Justman Entjaurau menyebut ibadah Senin nanti akan menjadi momen refleksi bersama.
“Lewat ibadah ini kita diingatkan bahwa jabatan adalah titipan. Tugas kita melayani Sulut dengan integritas,” tutupnya.
