Musycab II Rabithah Alawiyah Manado Sukses Digelar, Habib Umar Alhabsy Kembali Pimpin Periode 2026-2031

Manado, Dewan Pimpinan Cabang Rabithah Alawiyah Kota Manado sukses menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke-II di Hotel Aston Manado, Minggu (28/6/2026). Agenda 5 tahunan ini menjadi ajang evaluasi program sekaligus pemilihan kepengurusan baru.

Rabithah Alawiyah adalah organisasi massa Islam di Indonesia yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan dakwah. Organisasi ini menghimpun para “Alawiyyin”, yakni warga keturunan Arab khususnya dari Hadramaut, Yaman, yang memiliki silsilah darah atau nasab tersambung langsung kepada Nabi Muhammad SAW melalui garis keturunan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra*l.

Didirikan pada “27 Desember 1928”, Rabithah Alawiyah memiliki peran penting dalam kehidupan beragama dan sosial di Indonesia. Kiprahnya selama hampir satu abad menjadi rujukan pembinaan umat, pendidikan, dan kegiatan sosial keagamaan.

Habib Umar Alhabs kembali terpilih sebagai Ketua Cabang Rabithah Alawiyah Kota Manado periode 2026-2031.

Untuk struktur kepengurusan, Habib Umar menyampaikan tidak ada perubahan signifikan.

“Kepengurusan tidak berubah masih tetap pengurus periode yang lalu. Kepengurusan yang masih Plt. akan di definitifkan di periode kedua saya menjabat ketua Rabithah Alawiyah,” ujarnya.

Program Unggulan 5 Tahun ke Depan: Santunan, Bedah Rumah, Beasiswa, Bhakti Sosial.

Memasuki periode baru, Rabithah Alawiyah Manado fokus melanjutkan program yang sudah berjalan dan menambah penguatan untuk umat.

Habib Umar juga merinci beberapa langkah ke depan program ril yang akan dijalankan.

1. Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Berkelanjutan sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

2. Bedah Rumah Bagi habaib dan para pencinta habaib yang berkhidmat untuk habaib, agar layak huni.

3. Beasiswa Pendidikan Rabithah Alawiyah menanggung penuh biaya anak-anak habaib yang masuk pondok pesantren di Jawa, tanpa keluar biaya.

4. Bhakti Sosial Keliling Daerah, yang paling penting program untuk umat keliling daerah untuk Bhakti sosial.

“Program ini menyasar daerah-daerah di yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk pelayanan langsung ke masyarakat,”ungkapnya.

Musycab II turut dihadiri perwakilan ormas Islam dan aparat sebagai bentuk sinergitas. Hadir di antaranya:

– Ketua PDM Manado Rajab Djamali

– Syarikat Islam Manado (SI) Ustadz Guntur Bilulu.

– Nahdlatul Ulama (NU) Ustadz Efendi Ghani.

– IPIM Manado Usran Matouw.

– Kapolresta Manado diwakili Kapolsek Wenang Donal Sabaya.

Kehadiran lintas ormas dan aparat menunjukkan kuatnya komitmen kebersamaan dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan kerukunan di Kota Manado.

Dengan kepengurusan baru yang definitif dan program yang berkelanjutan, Rabithah Alawiyah Manado optimis dapat terus berkontribusi dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial bagi umat, kh

ususnya Alawiyyin di Sulawesi Utara.

Exit mobile version