Juni 6, 2026

Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Kelurahan Madidir Ure Mulai Disalurkan

Penyaluran bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng kepada masyarakat yang diserahkan secara langsung oleh Lurah Madidir Ure. (foto istimewa)

BITUNG – Pemerintah Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir Kota Bitung mulai salurkan bantuan Pangan beras dan minyak goreng kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumat (05/06/2026).

Diketahui bantuan pangan tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan membantu kebutuhan pangan rumah tangga.

Lurah Madidir Ure, Viktor Kantohe saat berpapasan dengan awak media, menyampaikan jika penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng di Kelurahan Madidir telah disalurkan dalam minggu berjalan saat ini.

Menurutnya program bantuan pangan tahun 2026 ini, setiap KPM menerima beras sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk setiap alokasi penyaluran. Secara nasional, program tersebut menyasar lebih dari 33 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.

“Sebanyak 254 kepala keluarga penerima bantuan pangan yang terdata di Kelurahan Madidir Ure. Dan bantuan saat ini penerima akan menerima beras sebanyak 20 kilogram dan 4 liter minyak goreng,” kata Kantohe.

Viktor Kantohe mengimbau masyarakat penerima bantuan agar mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dan membawa dokumen yang diperlukan saat pengambilan bantuan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan lancar.

Sejumlah warga mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurut mereka, bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah fluktuasi harga sejumlah bahan pokok.

“Paling penting bantuan ini bisa meringankan pengeluaran keluarga dan membantu kebutuhan sehari-hari,” ujar salah satu warga penerima manfaat.

Pemerintah berharap program bantuan pangan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan. Perum Bulog bersama pemerintah daerah terus didorong untuk mempercepat distribusi bantuan agar seluruh penerima manfaat dapat segera menerima haknya. (***)

Exit mobile version