Wakapolda Sulut Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Bolmong, Salurkan Bantuan dan Pastikan Penanganan Cepat

oleh -237 Dilihat

BOLMONG – Di tengah hamparan lumpur dan puing kayu yang masih menutupi permukiman warga, Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol. Awi Setiyono, turun langsung meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (28/5/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Polda Sulut itu menjadi bukti nyata perhatian dan kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir dan banjir bandang di Kecamatan Bolaang.

Setibanya di lokasi, Brigjen Pol. Awi Setiyono bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Wakil Bupati Dony Lumenta, serta Kapolres Bolmong AKBP Lido R. Antoro.

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik terdampak yang sebelumnya diterjang banjir bandang akibat hujan deras berintensitas tinggi selama beberapa hari terakhir.

Di lokasi bencana, Wakapolda Sulut menyaksikan langsung kondisi rumah-rumah warga yang masih dipenuhi lumpur tebal dan material kayu yang terbawa derasnya arus banjir. Tak hanya melihat dari kejauhan, Brigjen Pol. Awi Setiyono juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian bukan sekadar memantau situasi, melainkan hadir untuk membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana.

“Polri hadir bersama masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang terdampak mendapat bantuan dan penanganan secara cepat,” ujar Brigjen Pol. Awi Setiyono.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam proses penanganan bencana yang saat ini masih berlangsung.

“Kami siagakan personel untuk membantu masyarakat di lapangan. Keselamatan warga dan pemulihan wilayah terdampak menjadi perhatian utama kami,” tambahnya.

Tak hanya melakukan peninjauan, Brigjen Pol. Awi Setiyono juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut diterima langsung warga di lokasi pengungsian dan kawasan terdampak.

Kehadiran jajaran Polda Sulut membawa dukungan moril bagi masyarakat yang hingga kini masih berjibaku membersihkan rumah dan lingkungan mereka dari lumpur serta material sisa banjir.

“Kami berharap masyarakat tetap kuat dan saling membantu. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus bergerak agar kondisi cepat kembali normal,” katanya.

Di lapangan, personel gabungan TNI dan Polri tampak bahu membahu bersama warga membersihkan rumah, fasilitas umum, hingga akses jalan yang tertutup lumpur dan potongan kayu.

Kerja sama lintas unsur itu dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih dan kehidupan warga kembali berjalan normal.

Wakapolda Sulut juga memastikan personel kepolisian tetap disiagakan untuk membantu proses penanganan bencana sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah terdampak.

Diketahui, banjir dan banjir bandang sebelumnya menerjang empat desa di Kecamatan Bolaang, yakni Desa Solimandungan I, Desa Solimandungan II, Desa Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan.

Bencana tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bolaang Mongondow selama beberapa hari terakhir.

Hingga Kamis siang, proses pembersihan dan penanganan darurat masih terus berlangsung. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus memperkuat koordinasi guna mempercepat pemulihan wilayah sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi. (**)