Brimob Batalyon B Sulut Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang di Bolmong, Akses Utama Kotamobagu Kembali Terbuka

oleh -58 Dilihat

BOLMONG – Respon cepat ditunjukkan personel SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara dalam menangani musibah banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan Satu, Solimandungan Dua, dan Komangaan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (27/5/2026).

Sebanyak satu peleton SAR Brimob diterjunkan dalam operasi kemanusiaan penanggulangan bencana Aman Nusa II yang dipimpin langsung Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Sat Brimobda Sulut, Kompol I Wayan Wimantara, S.Sos., M.M.

Setibanya di lokasi bencana, personel gabungan langsung bergerak melakukan pembersihan material lumpur, batang kayu, dan puing-puing yang menutupi badan jalan trans Sulawesi.

Upaya tersebut dilakukan guna membuka kembali akses utama pintu masuk menuju Kota Kotamobagu yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir bandang.

Dengan menggunakan peralatan manual dan dukungan alat berat, personel Brimob bersama TNI, BPBD Bolmong, serta instansi terkait bahu-membahu mengevakuasi material yang terbawa arus deras sungai.

Berkat kerja keras tim di lapangan, arus lalu lintas di jalur utama perlahan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan masyarakat.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh, sedikitnya 185 rumah warga terdampak banjir bandang. Selain itu, dua bangunan pemerintah, satu sekolah, dan satu rumah ibadah berupa masjid turut mengalami kerusakan akibat derasnya arus air dan material banjir.

Hingga malam hari, proses pembersihan masih terus dilakukan, terutama material kayu yang menyumbat kolong jembatan di Desa Solimandungan. Kondisi tersebut menjadi fokus utama penanganan guna mengantisipasi banjir susulan apabila curah hujan kembali meningkat.

Komandan Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Sulut, Kompol I Wayan Wimantara, menegaskan bahwa kehadiran Brimob di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Personel kami bergerak cepat untuk membantu masyarakat dan membuka akses jalan yang tertutup material banjir. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, dan kami akan terus bersinergi bersama TNI, BPBD, serta pemerintah daerah hingga proses penanganan selesai,” ujar Kompol I Wayan Wimantara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan tidak mendekati area sungai maupun jembatan yang masih rawan longsor dan luapan air.

Kehadiran personel Brimob di tengah bencana mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga berharap proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.