Pergantian Pjs Sangadi Tobongon Picu Gejolak, Warga Tuding Ada Intervensi Oknum Lingkaran Kekuasaan

BOLTIM – Pergantian Pejabat Sementara (Pjs) Sangadi Desa Tobongon, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dari Risvian Mariay kepada Ryan Mamonto menuai polemik di tengah masyarakat.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim tersebut memicu reaksi keras warga yang menilai pergantian dilakukan secara mendadak dan sarat kepentingan tertentu.

Sejumlah warga menduga, pergantian itu bukan semata-mata berdasarkan evaluasi kinerja, melainkan dipengaruhi intervensi dari oknum di lingkaran kekuasaan. Nama Staf Khusus Bupati Boltim, Rita Lamusu, turut disebut dalam dugaan tersebut.

“Selama menjabat, Pak Risvian dikenal tegas dan tidak mudah diarahkan untuk kepentingan sepihak. Kami menduga ada ketidaksukaan pribadi dari oknum tertentu sehingga muncul upaya mengganti beliau,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Tak hanya itu, warga juga menyinggung dugaan persoalan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mereka menduga Risvian Mariay mendapat tekanan karena menolak menandatangani laporan dana BUMDes senilai Rp89 juta yang dianggap tidak sesuai kondisi riil di lapangan.

“Informasinya, beliau tidak mau menandatangani laporan karena merasa datanya tidak sesuai fakta. Itu yang kemudian memicu konflik,” ujar warga lainnya.

Di mata masyarakat, Risvian Mariay dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas dan dinilai tidak mudah dipengaruhi untuk kepentingan tertentu.

Situasi di Desa Tobongon pun semakin memanas setelah proses pergantian dinilai tidak dilakukan secara terbuka. Warga menyoroti minimnya pemberitahuan resmi dari Pemkab Boltim, baik kepada pejabat lama maupun kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Ketua BPD Tobongon, Jems Enpon, membenarkan adanya keresahan di tengah masyarakat terkait pergantian tersebut.

“Iya, benar saat ini sedang terjadi polemik di masyarakat. BPD maupun Pjs lama tidak menerima pemberitahuan resmi sebelumnya. Itu yang kemudian memunculkan banyak pertanyaan dari warga,” kata Jems.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menghubungi Pemerintah Kabupaten Boltim serta Staf Khusus Bupati, Rita Lamusu, guna memperoleh klarifikasi dan perimbangan informasi terkait berbagai tudingan yang berkembang di masyarakat.

Diketahui, Pemkab Boltim pada Senin (25/5/2026) resmi melantik Ryan Mamonto sebagai Pjs Sangadi Desa Tobongon menggantikan Risvian Mariay. (**)

Exit mobile version