Di Tengah Euforia HUT ke-19, Bupati Boltara Akui Masih Banyak Harapan Warga Belum Terwujud

oleh -28 Dilihat

BOLTARA– Gemuruh pesta rakyat dan perayaan meriah HUT ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), pengakuan jujur Bupati Sirajudin Lasena soal harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terwujud justru menjadi pesan paling kuat di balik panggung perayaan.

Lapangan Kembar Boroko berubah menjadi pusat kemeriahan saat ribuan warga memadati Pesta Rakyat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Jumat (23/5/2026).

Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, bersama Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, S.IP., hadir langsung dalam momentum yang menjadi simbol perjalanan hampir dua dekade daerah tersebut sebagai wilayah otonom.

Perayaan dibuka dengan tarian modern “Makhluk Cantik” dari Sanggar Dow yang langsung menyedot perhatian masyarakat. Suasana kemudian berlanjut dengan pemutaran video kaleidoskop perjalanan Boltara, penyerahan hadiah berbagai lomba HUT, pemotongan tumpeng, hingga hiburan dari BProject dan Sedjiwa Band.

Tak hanya menjadi ruang hiburan, pesta rakyat juga diarahkan sebagai penggerak ekonomi lokal. Pemerintah daerah menghadirkan stand pelaku UMKM sebagai wadah promosi produk sekaligus upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa perjalanan 19 tahun Boltara sebagai daerah otonom bukan proses yang mudah. Ia mengakui masih terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya diwujudkan pemerintah.

Namun demikian, Pemkab Boltara, kata dia, tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat melalui berbagai program strategis.

“Pemerintah akan terus memberikan yang terbaik melalui program-program pembangunan yang berbasis kepentingan masyarakat,” tegas Sirajudin.

Bupati berharap Boltara ke depan mampu tumbuh menjadi daerah yang memiliki daya saing tinggi dan semakin maju di berbagai sektor pembangunan. Untuk mewujudkannya, pemerintah membutuhkan dukungan, kritik, saran, hingga doa masyarakat dari Sang hingga Busato.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, P3BMU, pimpinan OPD, staf ahli bupati, para asisten, serta masyarakat.(***)