Dari Kampung Raku, Bupati Sangihe Tegaskan MTQ Bukan Sekadar Lomba: Ini Soal Masa Depan Moral Daerah

oleh -26 Dilihat

SANGIHE — Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026 di Masjid Al-Jihad Raku, Kampung Raku, Kecamatan Tabukan Utara, Jumat (15/5/2026).

Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dengan nuansa religius yang kental, dihadiri tokoh agama, pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Michael Thungari memberikan apresiasi kepada panitia, masyarakat Kampung Raku, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten tersebut.

Namun lebih dari sekadar seremoni, Bupati menegaskan MTQ bukan hanya arena perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna lebih besar sebagai media syiar Islam, sarana dakwah, hingga momentum memperkuat implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat.

“MTQ harus menjadi ruang membangun karakter, memperkuat spiritualitas, dan menanamkan nilai moral dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Sangihe Emas Berkeadaban”, MTQ XXXI disebut selaras dengan visi pembangunan daerah Sapta Membara, yang berorientasi pada masyarakat maju, sejahtera, religius, harmonis, dan berkeadaban.

Michael juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan agar lahir sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki moral kuat dan akhlak Qur’ani.

Menutup sambutannya, ia mengajak masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga toleransi antarumat beragama, serta memperkuat nilai religius dalam keluarga dan kehidupan sosial demi terwujudnya Sangihe yang maju dan berkeadaban.(***)