BITUNG — Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus didorong di Kota Bitung. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan kompos dari sampah rumah tangga yang digelar TP PKK Kota Bitung di Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertembaga, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti kader PKK dari 69 kelurahan se-Kota Bitung. Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk menekan volume sampah rumah tangga sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Ketua TP PKK Kota Bitung, Ellen Honandar Sondakh, mengatakan pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Menurutnya, sampah organik yang selama ini kerap dibuang begitu saja sebenarnya dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan penghijauan lingkungan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin mendorong masyarakat agar mampu mengelola sampah rumah tangga dengan baik. Jika sampah organik diolah menjadi kompos, maka volume sampah dapat berkurang dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menegaskan, kader PKK memiliki peran penting sebagai penggerak di tengah masyarakat. Karena itu, pengetahuan tentang pengolahan sampah organik diharapkan dapat diteruskan kepada warga di masing-masing kelurahan.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Perubahan besar bisa dimulai dari kebiasaan kecil di rumah,” tambahnya.
Pelatihan tersebut menghadirkan materi sekaligus praktik langsung pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga. Peserta diberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah, proses pengolahan, hingga pemanfaatan kompos yang memiliki nilai guna bagi lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Merianti Dumbela, mengapresiasi sinergi TP PKK Kota Bitung dalam mendukung upaya pengurangan sampah. Menurutnya, edukasi seperti ini penting untuk menumbuhkan budaya memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Bitung berharap kader PKK di 69 kelurahan dapat menjadi agen perubahan yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi mewujudkan lingkungan Kota Bitung yang lebih bersih, sehat, dan lestari. (***
